NiasIsland.Com Logo

www.NiasIsland.Com
Providing you with some information about Nias Island

  Era-Era (Opinion | Article | Ref)
 

Fri, 03 February 2017 10:17:48 | Dermawan waruwu (wawan) | Jakarta | 112.215.151.68
RUMAH DI JUAL SEGERA
Yaahowu Rumah di jual di Wilayah kota madya gunung sitoli Di alamat Tanpa perantara. Jl.dipenegoro gg nusantara II Berhadapan dgn SDN.SIFALAETE. LUAS ...

  • 

PABRIK PENGOLAHAN SAMPAH DI PULAU NIAS

  • 

SERUAN BUAT EX TUHEMBERUA

  • 

Eksotisme Tradisi Musik Nias

  • 

Nias Harus Buat RTRW Gempa

  • 

Refleksi Sumpah Pemuda

  • 

Rumah Adat Nias Melawan Waktu

  • 

NIAS TIMUR SUDAH PANTAS DIMEKARKAN SEBAGAI SALAH SATU OTONOMI DAERAH YANG BARU di KEPULAUAN NIAS, SE

  • 

HAK KONSTITUSI

  • 

ORGANISASI HIMNI TETAP EKSIS !! TAPI BAGAIMANA DENGAN OKNUM PENGURUS ??

  • 

Kebersamaan Memahami Provinsi Kepulauan Nias

  • 

Mimpi Provinsi Kepulauan Nias

  Index   Add

  Last Commented
 
 

Sat, 27 May 2017 22:01:03 | hetiaro buulolo | desa amorosa kec.ulunoyo nias selatan | 114.124.241.28
Proyek Pembangunan Tower Listrik di Nias Sengaja Dihentikan8 Responses

 

Fri, 19 May 2017 14:09:08 | Alwin Lase | Hiligodu Ombolata, Nias Tengah Street | 114.125.9.138
Suster Klara dan Rumah Inap Kasihnya30 Responses

 

Mon, 15 May 2017 15:02:32 | hetiaro buulolo | Desa Amorosa Kec.Ulunoyo Nias Selatan. | 114.121.133.199
PABRIK PENGOLAHAN SAMPAH DI PULAU NIAS1 Responses

 

Fri, 12 May 2017 16:08:08 | hetiaro buulolo | Desa Amorosa Kec.Ulunoyo Nias Selatan. | 114.124.181.119
IKATAN KELUARGA NIAS di BALI (IKNB)11 Responses

 

Fri, 21 April 2017 23:15:09 | Mrs. Magaret Becklas | green hemisphere 76 london | 85.100.176.106
DPRD: Rencana Konversi Karet di Nias Dipertanyakan26 Responses

 

Wed, 19 April 2017 19:33:21 | hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.Ulunoyo Nias selatan | 114.124.26.42
Tinjau UN di Nias, Gubsu Aminkan Harapan Menkum HAM1 Responses

 

Mon, 10 April 2017 19:54:41 | hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.Ulunoyo Nias selatan | 114.121.155.224
Menjual Benih Kol Dataran Rendah ( daerah panas),Melon kuning,Cabai,Tomat,d ll.4 Responses

 

Sun, 28 October 2012 15:46:02 | Fa'atulo Tel Sahabatnya (IP = 118.97.145.166) | Nias
Refleksi Sumpah Pemuda
Jakarta (NiasIsland.Com)

MENGAKU SATU UNTUK TETAP SATU

Oleh : Bowo’N. Tel, S.Sos
Delapan puluh empat tahun silam, Pemuda Indo-nesia mengangkat harkatnya dalam satu ikrar; bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu. Ikrar ini lahir dari kesadaran terkait keterpurukan yang dialami oleh bangsa Indonesia. Bangsa penjajah yang menjalankan politik “de vide et impera” berhasil memecah belah nusantara. Belajar dari kepahitan hidup sebagai bangsa yang tertindas karena berpecah-belah, akhirnya para pemuda menyadari kalau per-bedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi dinamika yang harus dibangun untuk menuju persatuan dan kesatuan.
Memahami sejarah Sumpah Pemuda, seharusnya menjadi sumber inspirasi bagi kita untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan yang sesuai dengan cita-cita luhur bangsa Indonesia. Para pemuda seharusnya tanggap dengan neo-imperalisme yang sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Zaman kita diiringi oleh kelahiran dekadensi moral dalam dunia sosial budaya, politik, dan ekonomi. Menghadapi kondisi seperti ini, sangat diharapkan peranan pemuda yang eksis terhadap Sumpah Pemuda dimaksud.

Sumpah Pemuda
Ketertindasan Bangsa Indonesia selama ratusan tahun lamanya menderita di bawah kekuasaan kolonialis, mendorong para Pemuda Indonesia sebagai kaum intelektual muda dan sekaligus sebagai rakyat, berjuang untuk mengangkat harkat dan martabat hidup orang Indonesia asli. Sejarah telah mencatat bahwa Sumpah Pemuda merupakan salah satu bukti bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928, bangsa Indonesia dilahirkan. Tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga nantinya berhasil menggapai kemerdekaan 17 tahun kemudian yakni pada tanggal 17 Agustus 1945.

Naskah Sumpah Pemuda dimaksud yang ditulis oleh Moehammad Yamin, dan sudah disempurnakan sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) menyatakan : (1) Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Air Indonesia, (2) Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, dan (3) Kami Putra dan Putri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan, Bahasa Indonesia. Putusan Kongres Pemuda Kedua ini yakni dicetuskannya Sumpah Pemuda adalah dimaksudkan untuk menanamkan dan meningkatkan rasa memiliki Tanah Air, Bangsa dan Bahasa di dalam jiwa anak-anak bangsa.

Refleksi Peristiwa 28 Oktober 1928
Sumpah Pemuda yang telah diikrarkan oleh pemuda 84 tahun silam, agaknya menjadi bagian dari upaya kita hari ini untuk menatap masa depan bangsa. Semangat kesatuan tempo dulu menjadi alasan dicetuskannya sumpah pemuda. Nasionalisme sebagai bekal ideologi golongan muda masa itu bertekad untuk bersatu.

Untuk memelihara kesinambungannya maka rasa kebangsaan dan kesatuan yang telah dikumandangkan itu tetap dijaga dengan berpedoman pada jiwa Sumpah Pemuda. Semangat pemuda pada masa perjuangan dahulu agar dijunjung tinggi dan dimanifestasikan untuk zaman kita saat ini dengan pertimbangan pada kondisi Bangsa Indonesia di masa sekarang. Sumpah Pemuda, yakni bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu; merupakan tekad persatuan dan kesatuan yang penting bagi negara kita.

Namun perlu diantisipasi mungkin bisa saja semangat Pemuda 84 tahun silam dengan Sumpahnya, agak berbeda dengan pemuda masa kini. Yang menjadi pergumulan, memandang sepanjang waktu perihal kondisi nusantara, kolonialis memang sudah tidak lagi menjajah Tanah Air tercinta. Tetapi tidakkah itu kemungkinan bahwa pola penjajahan kolonialis lain sedikit berbeda dapat melakukan neo-imperialisme? Penjajahan dengan gaya strategi yang berbeda, mungkin tidak seperti gaya kolonialis pada pra-kemerdekaan. Penjajahan lain seperti penjajahan terhadap budaya, penjajahan terhadap intelektual, dan intervensi pecah belah dapat saja menindas lagi bangsa ini.

Di berbagai aspek kehidupan, kita dapat tergoncang dengan keadaan yang serba berkembang. Seperti halnya kita nyaris tidak mampu mempertahankan nilai-nilai budaya lokal akibat kolaborasi antar budaya baru dari luar terhadap budaya sendiri. Budaya kita sebagai warisan leluhur yang seharusnya kita lestarikan, surut beradaptasi terhadap budaya baru luar bahkan budaya leluhur kita suatu saat mungkin dapat lenyap ditelan zaman. Hal itu disebabkan karena terlalu terbuka menerima budaya modernitas tanpa filterisasi yang matang dan irasional.

Para Pemuda sudah mampu beradaptasi dengan dinamika zaman yang semakin baru. Namun celakanya justru kebanyakan lebih bangga dengan Hedonisme sebagai dampak perkembangan zaman, dimana pemuda hanya asyik dalam kehidupannya yang serba kebaruan. Menkonsumsi Narkoba dan Minuman Keras menstimuli jiwa pemuda menjadi berperangai garang dan rentan dengan tindakan kekerasan. Pergaulan bebas menghancuran masa depan anak-anak bangsa, sehingga kesalehan masa muda tidak dianggap mulia lagi.

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Kecanggihan Teknologi yang semakin pesat, justru memiliki efek negatif karena penyalahgunaan saja. Juga tempat-tempat yang menyerupai tempat suci tapi terbungkus dengan kemaksiatan yang menyuguhkan penghancuran diri. Inilah Penjajahan Budaya se-Nusantara serta penjajahan Intelektual terjadi pada era globalisasi, sehingga Pemuda kita masa kini bukan menjadi rahasia jika kita menganggap sudah terjebak ke dalam Krisis Multidimensi, Krisis Moral dan Krisis Budaya.

Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan tetap berkenan dimana dan kapan pun itu dalam nusantara. Justru ada pula yang terjadi bukan hanya tidak menggunakannya dengan baik dan benar, bahkan di sisi lain terkadang dikalahkan oleh bahasa lain untuk moment tertentu. Harusnya dalam moment apapun maka Bahasa Indonesialah yang digunakan, karena kita berada dalam Kebangsaan Indonesia.

Di zaman kita hari ini muncul berbagai dampak terjadi dan dialami akibat dari semangat mengisi kemerdekaan oleh mereka pemuda sekarang relatif masih kecil, bahkan membuat kita gelisah karena terkadang bersikap destruktif. Hanya karena salah komunikasi (Miscommunication) dan salah informasi, maka spontan terjadi kesalahpahaman yang berujung pada pertengkaran dan perkelahian. Keberagaman juga terkadang dapat menjadi dalil pembedaan dan komoditi provokasi untuk membantu siasat komunitas menyatakan kuasa. Itu terjadi karena Keberagaman belum dijadikan sebagai kekayaan tersendiri bagi kebangsaan.

Sehingga apa yang kerap terjadi? Munculnya tindakan Adu jotos/fisik pemuda antar kampung, antar komunitas, tawuran mahasiswa antar kampus bahkan pelajar antar sekolah. Hal ini jelas sudah menghancurkan semangat sumpah pemuda yang kita junjung sebagai semangat kebersamaan dan kesatuan. Akibatnya hingga sekarang sebagian besar lumayan banyak yang membelakangi semangat Sumpah Pemuda.
Memang di lain fihak bahwa tidak semuanya juga pemuda kita sudah seperti itu. Ternyata Masih ada pula pemuda Indonesia zaman kita yang berprestasi di berbagai bidang dan menjadi kebanggaan bangsa ini. Ada sebagian juga yang tetap menghargai dan menjunjuung tinggi kesatuan. Kita berterimakasih kepada mereka yang setia terhadap sumpah pemuda.

Penutup
Pada peristiwa-peristiwa penjajahan budaya dan intelektual, serta intervensi pecahbelah yang menyengsarakan itu, Juga segala hal yang dapat menghampakan hak milik, serta dampak dari semangat mengisi kemerdekaan oleh mereka pemuda sekarang relatif masih kecil, maka Pemuda, Putra-putri Indonesia berjuang mengembalikan jati diri, sebagaimana Pemuda dahulu melepaskan bangsanya dari ketertindasan akibat penjajahan oleh bangsa lain dahulu. Tidak ada lagi perbedaan karena Bangsa kita yang memiliki beragam perbedaan dalam banyak hal bersatu tujuan sebagaimana semangat sumpah pemuda. Kesalahpahaman dan kesalahan dalam komunikasi tidak lagilah menjadi faktor penyebab perseteruan dan perkelahian antar pemuda karena semangat dan jiwa kesatuan dan kebangsaan telah terpatri dalam jiwaraga pemuda Indonesia. Selamat Hari Sumpah Pemuda yang Ke – 84, 28 Oktober 1928 ke 28 Oktober 2012. (Penulis adalah Petualang Sosial Sebelum Sekarang Telah Menjadi PNS, Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Nias Utara)

First|Previous    Next|Last

Pick Date
No Resp-Time Resp-by Address Email IP
1. Tue, 30 October 2012 14:57:09 Janis Nias janis87@yahoo.com 118.97.145.166
Faatulo..tlg kirim nmr hp Bung Bowonama Telaumbanua??????
2. Tue, 30 October 2012 17:44:23 Junior Almamater Nias G.Sitoli ononias@yahoo.com 118.97.145.166
Selamat Sukses kami ucapkan kepada Abang kami Bowonama Tel, S.Sos atas terpilihnya menjadi Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Nias Utara.

kami terharu dg tulisan abang kami yg sll ingat sjrh sumpah pemuda.
3. Tue, 27 November 2012 10:51:56 Komunitas Mahasiswa Nias Medan Medan Kota Nias_merdeka@yahoo.com 114.79.53.24
1. Apa seh yng telah diperbuat untuk kepulauan NIAS, yng lebih bermanfat?
2. Mengapa seorang PNS, boleh mengurus organisasi politik?
3. Sejauh mana gebrakan yang nyata?




Salam Damai.

YA'AHOWU.....!!!

First|Previous    Next|Last

Number of records = 3
Response:
Your Name:
City or Home Address:
Email:

Responlah dengan sopan, tidak kasar, tidak merusak nama baik pihak lain, bukan fitnah, atau tidak bersifat ancaman maupun caci-maki.

Hindari menanggapi topik / respon yang tidak layak atau tidak pantas sehingga tujuan si pembuat topik / respon tidak tercapai.

Hindari menggunakan nama samaran yang mengacu pada nama atau identitas orang lain.

©2000-2008 NiasIsland.Com. All rights reserved.

The first version was launched on 9 Sept 2000