NiasIsland.Com Logo

www.NiasIsland.Com
Providing you with some information about Nias Island

  Era-Era (Opinion | Article | Ref)
 

Sat, 02 December 2017 18:32:39 | Yafao larosa | Balikpapan,kaltim | 114.125.217.196
Apa yang di impikan di pulau Nias?
Ketika menulis judul ini saya sempat berpikir apa saya gak salah tulis nanti ada yang tersinggung,tapi kalau ada yang kurang setuju itu mungkin baik. Ketika kel ...

  • 

RUMAH DI JUAL SEGERA

  • 

PABRIK PENGOLAHAN SAMPAH DI PULAU NIAS

  • 

SERUAN BUAT EX TUHEMBERUA

  • 

Eksotisme Tradisi Musik Nias

  • 

Nias Harus Buat RTRW Gempa

  • 

Refleksi Sumpah Pemuda

  • 

Rumah Adat Nias Melawan Waktu

  • 

NIAS TIMUR SUDAH PANTAS DIMEKARKAN SEBAGAI SALAH SATU OTONOMI DAERAH YANG BARU di KEPULAUAN NIAS, SE

  • 

HAK KONSTITUSI

  • 

ORGANISASI HIMNI TETAP EKSIS !! TAPI BAGAIMANA DENGAN OKNUM PENGURUS ??

  • 

Kebersamaan Memahami Provinsi Kepulauan Nias

  Index   Add

  Last Commented
 
 

Sat, 25 May 2019 10:13:54 | michelle andy | indonesia | 105.112.98.37
DPRD: Rencana Konversi Karet di Nias Dipertanyakan171 Responses

 

Fri, 24 May 2019 21:00:42 | QUEEN JAMILLAH | INDONESIA | 72.35.247.226
Peluang Usaha Bersama DT-88 Network9 Responses

 

Wed, 22 May 2019 23:46:57 | RENI YANTI | KABANJAHE, GUNG NEGERI | 180.241.44.146
LOWONGAN KERJA SEBAGAI ROHANIWAN5 Responses

 

Sat, 18 May 2019 11:25:29 | Sitona | TUMORI DESA HILITOBARA SUSUA | 114.125.24.104
TANAH DI JUAL TELUK DALAM NIAS SELATAN4 Responses

 

Sat, 11 May 2019 19:22:11 | Yarman Zebua | Bogor. | 116.206.9.42
SUSUNAN KEPENGURUSAN DPC HIMNI BOGOR13 Responses

 

Thu, 02 May 2019 14:44:13 | Brückner | Rosenstraße 44 | 5.16.8.13
Pesan Fiforlif di Nias sampai seluruh Indonesia1 Responses

 

Sun, 28 April 2019 00:41:29 | Aly Chiman | Rigsby | 200.116.198.134
TERSEDIA BUKU "AMAEDOLA, HOHO, MANO-MANO DAN OLOLA MBAWI"9 Responses

 

Tue, 24 October 2006 14:58:13 | S. HAREFA (IP = 202.51.230.2) | NIAS
Mengais Dana BRR Nias dengan teknik kolektif.
Nias Gunungsitoli

Pekerjaan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi Nias kini memasuki tahun kedua. Pencapaian pembangunan oleh Badan ini cukup pelik. Banyak ditemukan kelemahan teknis dan sistem managemen pembangunan yang tidak tepat sasaran.
Pada pembangunan rumah penduduk misalnya,ditemukan adanya berbagai penyimpangan di lapangan. Faktor utama tidak terlepas dari permainan kotor yang dilakukan oleh para oknum Kepala Desa yang memiliki pengaruh dalam hal penentuan rumah penduduk yang layak untuk dibangun. Dan lagi-lagi, praktik KKN menyelimuti kegiatan rekonstruksi di Nias. Inilah yang turut mencoreng muka Badan ini sebagai sebuah lembaga buruk dimata masyarakat. Padahal kalau ditelusuri lebih lanjut, maka dapat ditemukan bahwa akar dari segala sesuatunya tiu adalah intervensi Pemda yang keterlaluan dalam tugas pokok Badan ini.
Dampak dari fenomena tersebut diatas, pimpinan badan ini menjadi hilang kendali dalam memanage dan mengarahkan proses rehabilitasi, mereka takut kalau Orang Nias tidak dilibatkan maka jangan-jangan nyawa merekalah yang jadi taruhannya. Daripada nyawa melayang maka lebih baik mereka lebih bersikap lunak menerima oknum warga Nias ( kebanyakan dari kalangan Birokrat ) untuk ikut bekerja dalam Badan ini. Nah, Semakin banyaknya orang Nias yang terjun ke internal BRR ini, justru masalah semakin rumit saja. Bila yang bergabung pada awalnya cuma satu orang, maka dia akan berusaha memasukkan saudara-saudaranya menjadi 10x lipat jumlahnya. Dengan demikian mereka akan lebih survive dan dapat bekerjasama meraup keuntungan yang berlipat ganda.
BRR lambat laun merasakan adanya ketidakberesan dalam kegiatannya. Berkali-kali pihak DPRD Nias memanggil Badan ini bersama dengan Eksekutif Daerah ini. Namun rapat tinggallah rapat belaka. Semuanya itu hanyalah kamuflase semata. Dimana Bupati Nias tidak pernah bersikap tegas dan konsisten untuk meninjau keberadaan PNS didalam internal BRR. Justru mereka kian bebas berlalu-lalang diatas ketidakberdayaan tahap rehabilitasi&rekonsruksi di Nias.
Oleh karena itu, Dana BRR ibarat masakan lauk-pauk yang sedang dimasak diatas kuali. Kalau kita mau mengambil kuahnya, tentu kita jangan memakai garpu. Tetapi pakailah sendok. Begitu juga dana BRR ini. Sebagai warga Nias kita perlu bersikap ramah terhadap mereka dan kalau perlu bersedia memfasilitasi mereka ditempat pelaksanaan tahap rehabilitasi. Juga kepada PEMDA supaya lebih proaktif menindak oknum PNS dan kalau perlu mengembalikan mereka ke habitat semula untuk lebih berkonsentrasi dalam melayani masyarakat dikantor dimana dia bekerja. Sehingga betul-betul BRR dapat mengerjakannya secara lebih profesional. Yaahowu.


Ref: pribadi
Response:
Your Name:
City or Home Address:
Email:

Responlah dengan sopan, tidak kasar, tidak merusak nama baik pihak lain, bukan fitnah, atau tidak bersifat ancaman maupun caci-maki.

Hindari menanggapi topik / respon yang tidak layak atau tidak pantas sehingga tujuan si pembuat topik / respon tidak tercapai.

Hindari menggunakan nama samaran yang mengacu pada nama atau identitas orang lain.

©2000-2008 NiasIsland.Com. All rights reserved.

The first version was launched on 9 Sept 2000