NiasIsland.Com Logo

www.NiasIsland.Com
Providing you with some information about Nias Island

  Era-Era (Opinion | Article | Ref)
 

Sat, 02 December 2017 18:32:39 | Yafao larosa | Balikpapan,kaltim | 114.125.217.196
Apa yang di impikan di pulau Nias?
Ketika menulis judul ini saya sempat berpikir apa saya gak salah tulis nanti ada yang tersinggung,tapi kalau ada yang kurang setuju itu mungkin baik. Ketika kel ...

   

RUMAH DI JUAL SEGERA

   

PABRIK PENGOLAHAN SAMPAH DI PULAU NIAS

   

SERUAN BUAT EX TUHEMBERUA

   

Eksotisme Tradisi Musik Nias

   

Nias Harus Buat RTRW Gempa

   

Refleksi Sumpah Pemuda

   

Rumah Adat Nias Melawan Waktu

   

NIAS TIMUR SUDAH PANTAS DIMEKARKAN SEBAGAI SALAH SATU OTONOMI DAERAH YANG BARU di KEPULAUAN NIAS, SE

   

HAK KONSTITUSI

   

ORGANISASI HIMNI TETAP EKSIS !! TAPI BAGAIMANA DENGAN OKNUM PENGURUS ??

   

Kebersamaan Memahami Provinsi Kepulauan Nias

  Index   Add

  Last Commented
 
 

Fri, 05 October 2018 23:29:26 | Dedi suriadi, S.pd | Sinabang | 180.241.64.109
Pelayaran Singkil, Sinabang dan Nias Semakin Lancar3 Responses

 

Fri, 05 October 2018 12:39:00 | Ahmed Neni | London | 197.210.44.222
DPRD: Rencana Konversi Karet di Nias Dipertanyakan77 Responses

 

Wed, 03 October 2018 11:46:32 | Rahmat | Sibolga | 36.76.144.98
Ferry Jet Jumbo Layani Pelayaran Sibolga-Nias 3 Jam3 Responses

 

Fri, 28 September 2018 06:03:14 | siti | jakarta indonesia | 197.210.47.109
Peluang Usaha Bersama DT-88 Network2 Responses

 

Wed, 26 September 2018 10:32:33 | Sondang Manalu | Jl.tenggiri no 12 sibolga Sumatra Utara | 125.161.107.111
COMPASSION MINISTRY60 Responses

 

Wed, 19 September 2018 22:19:37 | Muhammad Ghufron Masjid | Jakarta selatan | 140.213.9.14
Lowongan Magang di Global TV2 Responses

 

Sun, 16 September 2018 23:25:01 | Mina Zai | Batam | 182.253.48.67
Sumut Terima 12 Ribu CPNS23 Responses

 

Tue, 24 October 2006 14:58:13 | S. HAREFA (IP = 202.51.230.2) | NIAS
Mengais Dana BRR Nias dengan teknik kolektif.
Nias Gunungsitoli

Pekerjaan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi Nias kini memasuki tahun kedua. Pencapaian pembangunan oleh Badan ini cukup pelik. Banyak ditemukan kelemahan teknis dan sistem managemen pembangunan yang tidak tepat sasaran.
Pada pembangunan rumah penduduk misalnya,ditemukan adanya berbagai penyimpangan di lapangan. Faktor utama tidak terlepas dari permainan kotor yang dilakukan oleh para oknum Kepala Desa yang memiliki pengaruh dalam hal penentuan rumah penduduk yang layak untuk dibangun. Dan lagi-lagi, praktik KKN menyelimuti kegiatan rekonstruksi di Nias. Inilah yang turut mencoreng muka Badan ini sebagai sebuah lembaga buruk dimata masyarakat. Padahal kalau ditelusuri lebih lanjut, maka dapat ditemukan bahwa akar dari segala sesuatunya tiu adalah intervensi Pemda yang keterlaluan dalam tugas pokok Badan ini.
Dampak dari fenomena tersebut diatas, pimpinan badan ini menjadi hilang kendali dalam memanage dan mengarahkan proses rehabilitasi, mereka takut kalau Orang Nias tidak dilibatkan maka jangan-jangan nyawa merekalah yang jadi taruhannya. Daripada nyawa melayang maka lebih baik mereka lebih bersikap lunak menerima oknum warga Nias ( kebanyakan dari kalangan Birokrat ) untuk ikut bekerja dalam Badan ini. Nah, Semakin banyaknya orang Nias yang terjun ke internal BRR ini, justru masalah semakin rumit saja. Bila yang bergabung pada awalnya cuma satu orang, maka dia akan berusaha memasukkan saudara-saudaranya menjadi 10x lipat jumlahnya. Dengan demikian mereka akan lebih survive dan dapat bekerjasama meraup keuntungan yang berlipat ganda.
BRR lambat laun merasakan adanya ketidakberesan dalam kegiatannya. Berkali-kali pihak DPRD Nias memanggil Badan ini bersama dengan Eksekutif Daerah ini. Namun rapat tinggallah rapat belaka. Semuanya itu hanyalah kamuflase semata. Dimana Bupati Nias tidak pernah bersikap tegas dan konsisten untuk meninjau keberadaan PNS didalam internal BRR. Justru mereka kian bebas berlalu-lalang diatas ketidakberdayaan tahap rehabilitasi&rekonsruksi di Nias.
Oleh karena itu, Dana BRR ibarat masakan lauk-pauk yang sedang dimasak diatas kuali. Kalau kita mau mengambil kuahnya, tentu kita jangan memakai garpu. Tetapi pakailah sendok. Begitu juga dana BRR ini. Sebagai warga Nias kita perlu bersikap ramah terhadap mereka dan kalau perlu bersedia memfasilitasi mereka ditempat pelaksanaan tahap rehabilitasi. Juga kepada PEMDA supaya lebih proaktif menindak oknum PNS dan kalau perlu mengembalikan mereka ke habitat semula untuk lebih berkonsentrasi dalam melayani masyarakat dikantor dimana dia bekerja. Sehingga betul-betul BRR dapat mengerjakannya secara lebih profesional. Yaahowu.


Ref: pribadi
Response:
Your Name:
City or Home Address:
Email:

Responlah dengan sopan, tidak kasar, tidak merusak nama baik pihak lain, bukan fitnah, atau tidak bersifat ancaman maupun caci-maki.

Hindari menanggapi topik / respon yang tidak layak atau tidak pantas sehingga tujuan si pembuat topik / respon tidak tercapai.

Hindari menggunakan nama samaran yang mengacu pada nama atau identitas orang lain.

2000-2008 NiasIsland.Com. All rights reserved.

The first version was launched on 9 Sept 2000