NiasIsland.Com Logo

www.NiasIsland.Com
Providing you with some information about Nias Island

  Tanöbö'ö (Others)
 

Sun, 01 April 2018 23:46:29 | Atoni Waruwu | YA'AHOWU | 114.125.9.193
DESA LASARA BAENE-MANDREHE-NIAS BARAT
Salam Damai. Ya'ahowu ...

Ref: Lasara Baene

  • 

EDWARD ZEGA GANDENG BAZIDUHU ZEBUA DI PILKADA NIAS UTARA

  • 

LOWONGAN KERJA

  • 

Diduga Terima Suap, Kalapas Gunungsitoli Diadukan ke Ombudsman

  • 

Menjual Benih Kol Dataran Rendah ( daerah panas),Melon kuning,Cabai,Tomat,d ll.

  • 

Editor Media Online Dipanggil Penyidik Poldasu

  • 

DANLANTAMAL II RESMIKAN POS ANGKATAN LAUT TELUKDALAM KELAS A

  • 

Kejatisu akan menahan Ketua DPRD Nisel

  • 

Hermit Hia Siap Jadi Bupati Nias Barat

  • 

LSM AGRENISBAR Mengharapkan Kepada Pemerintah Daerah Nias Barat Tentang Pelaksanaan Ujian CPNSD Kab.

  • 

LSM AGRENISBAR Mengharapkan Kepada Pemerintah Daerah Nias Barat Tentang Pelaksanaan Ujian CPNSD Kab.

  • 

Wali Kota Gunungsitoli Kampanyekan “Go Green” Dengan Bersepeda

  Index   Add

  Last Commented
 
 

Mon, 17 December 2018 15:01:10 | QUEEN JAMILLAH | INDONESIA | 129.205.114.31
DPRD: Rencana Konversi Karet di Nias Dipertanyakan99 Responses

 

Fri, 14 December 2018 16:17:58 | febri | Gido | 114.125.57.115
Free Download MP3 Lagu-lagu Nias1 Responses

 

Sun, 25 November 2018 18:23:31 | max william | Kuwait city | 106.223.10.9
Bupati Nias Selatan Diangugerahi Gelar "Balugu Solagö Nahönö"1 Responses

 

Sun, 25 November 2018 15:36:18 | domino777.net | philipine | 202.124.34.131
Asal-usul Orang Nias Ditemukan22 Responses

 

Mon, 12 November 2018 09:08:38 | Emanuel halawa | Pematang siantar | 114.125.22.114
Ir Sudirman Halawa SH Ketua DPD Himpunan Masyarakat Nias Sumut1 Responses

 

Sat, 10 November 2018 12:03:30 | SoonVah | | 185.41.128.34
NIAS ECONOMIC FORUM / FORUM EKONOMI ONO NIHA2 Responses

 

Wed, 07 November 2018 10:54:32 | ronny kurniawan | Yogyakarta | 119.82.244.86
COMPASSION MINISTRY61 Responses

 

Sun, 22 October 2006 08:36:02 | Pikiran Daeli (IP = 202.123.228.161) | Jambi
SEKECIL ITUKAH NILAI TANő NIHA, SEHINGGA NIAS DILEBUR?
Nias-Perantauan

(Mohon jangan diremove oleh yang memangpunya otorias) Semangat pembentukan propinsi baru-pemekaran dari propinsi sumatera utara, sampai saat ini masih mengebu-gebu, lebih meggebu dari ombak laut samudera Hindia. Oleh karena semangat yang berapi-api itu, berbagai statemen disampaikan dengan segala 'cerita' yang pada intinya memaksa masyarakat (khususnya masyarakat Nias) untuk memahami bahwa nasib "danőniha akan berubah jika dilebur dibawah suatu daerah". Sangat disayangkan, tulisan saya sebelumnya mengenai 'prpinsi baru' ini telah dihapus, apakah karena tidak sependapat orang-orang yang menjual Nias? Sementara pendapat yang membohongi masyarakat bahwa akan menjadi makmru jika Niasnya 'dijual' justru dibiarkan perpampang berbulan-bulan. Saya sangat berharap, tulisan kali ini dibiarkanlah agar ada 'nada' yang lain, jangan nada 'do' melulu (Terima kasih Bang Yos). Kembali ke judul di atas. Kita bicara 'tanah' saja dulu, karena ini bukanlah masalah SARA. Apakah Pulau Nias = Tapanuli? Jelas jauh berbeda dan sama-sama harus diakui sebagai suatu wilayah yang masing-masing memiliki nilai-nilai. Oleh sebab itu, sangat wajar kalau ada suara-suara yang 'menolak' bergabung dengan 'nama' propinsi Tapanuli, sama halnya juga jika 'nama' yang digunakan adalah 'propinis Nias' dgn Tapanuli bagian di dalamnya, saudara-saudara kita dari Tapanulia akan menolak. Mengapa? Karena sama-sama mempunyai nilai yang sesungguhnya tidak bisa dilebur atau bahkan dianggap tidak ada. Lepas dari berbagai janji yang terkesan 'gombal' dari berbagai oknum bahwa Nias akan sejahtera dan makmur jika bergabung dengan propinsi baru, nama propinsi baru itu adalah sesuatu yang penting dan dari nama itu juga kita bisa lihat, seberapakah nilai Nias itu dimata semua orang atau dimata suatu bangsa. Oleh sebab itu, Nias itu tidaklah kecil, Nias itu punya nilai, punya harga diri walaupun miskin. Jangan jadikan miskin itu sebagai tolok ukur nilai. Mentang-mentang miskin, bisa dilebur, bisa dihilangkan, bisa diabaikan dan dianggap tidak ada. Silahkan bergabung dengan propinsi manapun, selama NIAS dihargai silahkan saja. Tetapi jika NIAS mulai dianggap tak ada, waspadalah, itu indikasi bahwa saat ini NIAS sedang digombal dan setelah tegak, tercapai keinginannya, NIAS bisa pada urutan terakhir. Jika memang semua pihak menghargai Nias, jangan lebur Nias itu dan dianggap tidak ada. Nama propinsi baru harus menampilkan nama NIAS. Apakah Propinis TANI (Tapanuli Nias) atau Propinsi NITA (Nias-Tapanuli ). Dari sebutan itulah dapat dilihat apakah kedepannya Nias sebagai anak tiri atau anak kandung yang mempunyai hak yang sama, duduk sama rendah-berdiri sama tinggi dgn saudara-saudaranya dari semua suku lain. Itu kalau tidak mampu (dan memang belum mampu) mendirikan propinsi sendiri. Tetapi kalau mau tetap bergabung dengan propinis SUMUT dan akan terbentuk propinis TAPANULI (Tanpa Nias), maka jusru menjadi strategy untuk mewujudkan propinis Nias. Semoga tulisan ini dapat direspond positif, demia nilai NIAS yang tidak bisa bisa ditukar dengan apapun. Ya'ahowu.

Response:
Your Name:
City or Home Address:
Email:

Responlah dengan sopan, tidak kasar, tidak merusak nama baik pihak lain, bukan fitnah, atau tidak bersifat ancaman maupun caci-maki.

Hindari menanggapi topik / respon yang tidak layak atau tidak pantas sehingga tujuan si pembuat topik / respon tidak tercapai.

Hindari menggunakan nama samaran yang mengacu pada nama atau identitas orang lain.

©2000-2008 NiasIsland.Com. All rights reserved.

The first version was launched on 9 Sept 2000