NiasIsland.Com Logo

www.NiasIsland.Com
Providing you with some information about Nias Island

  Turia (News)
 

Thu, 03 August 2017 15:18:46
Tes Urine Mendadak, Empat Polisi di Polres Nias Positif Narkoba
Kapolres Nias, AKBP Erwin Horja Hasundungan, menjalin kerjasama dengan BNN Kota Gunungsitoli untuk melakukan tes urine secara mendadak kepada seluruh personel d ...

  • 

Tersangka Kasus Korupsi Nias Water Park Segera Disidang

  • 

Tinjau UN di Nias, Gubsu Aminkan Harapan Menkum HAM

  • 

Nias Bisa Kembangkan Energi Terbarukan dari Laut

  • 

Proyek Pembangunan Tower Listrik di Nias Sengaja Dihentikan

  • 

Masyarakat Nias Protes Program Presiden Dihentikan

  • 

JR Saragih Siap Promosikan Potensi Pariwisata Nias Selatan

  • 

Seorang PNS Kabupaten Nias Hilang di Medan

  • 

DPN RKIH Berharap Pembangunan Universitas Negeri Nias Dipercepat

  • 

Pemerintah Bidik Nias Destinasi Andalan Dongkrak Kunjungan Wisman

  • 

Gempa 5,5 SR Guncang Nias Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

  • 

Presiden Jokowi Minta Perikanan dan Pariwisata di Nias Dikembangkan

  Index  

  Last Commented
 
 

Thu, 17 August 2017 13:57:59 | hetiaro buulolo | Desa amorosa kec.ulunoyo nias selatan | 114.124.138.245
Kenapa Nias Tak Disukai Orang?3 Responses

 

Tue, 15 August 2017 18:31:03 | Widya Okta | Indonesian | 197.210.44.136
DPRD: Rencana Konversi Karet di Nias Dipertanyakan27 Responses

 

Wed, 19 July 2017 07:58:13 | james | Nairobi no 9 | 41.212.89.135
Proyek Pembangunan Tower Listrik di Nias Sengaja Dihentikan9 Responses

 

Wed, 19 July 2017 07:57:47 | james | Nairobi no 9 | 41.212.89.135
Presiden Jokowi Minta Perikanan dan Pariwisata di Nias Dikembangkan4 Responses

 

Wed, 19 July 2017 07:57:10 | james | Nairobi no 9 | 41.212.89.135
TERSEDIA BUKU "AMAEDOLA, HOHO, MANO-MANO DAN OLOLA MBAWI"7 Responses

 

Wed, 19 July 2017 07:56:18 | james | Nairobi no 9 | 41.212.89.135
LEBIH JAUH DENGAN FIRMAN JAYA DAELI, SH (5):Kami Sadar Betul Masih Ada Kekurangan PDIP4 Responses

 

Wed, 19 July 2017 07:53:56 | james | Nairobi no 9 | 41.212.89.135
PABRIK PENGOLAHAN SAMPAH DI PULAU NIAS3 Responses

 

Mon, 16 October 2006 22:16:41
Takut Roboh, Warga Desa Siheneasi Lahewa Tidak Tempati Rumah BRR
Lahewa - Nias (SIB)

Warga Desa Siheneasi Kecamatan Lahewa sangat menyesalkan sikap BRR Nias yang tidak menanggapi pengaduan masyarakat terkait pengerjaan perumahan terkesan asal jadi dan diduga tidak sesuai bestek.

Beberapa warga penerima bantuan perumahan BRR kepada SIB, Senin, mengatakan konstruksi bangunan yang diduga tidak sesuai dengan bestek bisa menimbulkan korban jiwa jika suatu saat terjadi gempa.

Pemasangan fondasi tidak ditanam dalam tanah, hanya ditempel di atas tanah. Kosen yang dipergunakan adalah kayu sembarangan dan kayu jenis ini tidak pernah digunakan warga setempat dalam membangun rumah karena tidak bermutu. Demikian pula dinding beton, tidak pakai besi beton tetapi kawat yang sering digunakan untuk pembuatan kandang ayam.

Binti Hamlan salah seorang penerima bantuan perumahan BRR mengatakan, tidak bersedia menempati dan menghuni bangunan BRR yang telah siap dikerjakan tesebut karena takut ambruk, karena konstruksinya diduga tidak tahan gempa.

“Kami takut mendiami rumah karena apabila terjadi gempa pasti ambruk. Lebih baik saya tinggal di gubuk daripada mendiami bangunan rumah yang dibangun itu”, ujarnya.

Beberapa kali Kades Siheneasi Kecamatan Lahewa menyurati BRR Nias untuk datang ke lapangan memantau hasil pekerjaan kontraktor yang diduga menyalahi bestek, namun tim belum pernah datang ke lapangan untuk memonitor dan juga tidak ada respon. (LZ/c)

Response:
Your Name:
City or Home Address:
Email:

Responlah dengan sopan, tidak kasar, tidak merusak nama baik pihak lain, bukan fitnah, atau tidak bersifat ancaman maupun caci-maki.

Hindari menanggapi topik / respon yang tidak layak atau tidak pantas sehingga tujuan si pembuat topik / respon tidak tercapai.

Hindari menggunakan nama samaran yang mengacu pada nama atau identitas orang lain.

©2000-2008 NiasIsland.Com. All rights reserved.

The first version was launched on 9 Sept 2000