NiasIsland.Com Logo

www.NiasIsland.Com
Providing you with some information about Nias Island

  Turia (News)
 

Tue, 21 February 2017 11:46:15
Nias Bisa Kembangkan Energi Terbarukan dari Laut
Semakin menurunnya cadangan minyak bumi dan bahan bakar sumber fosil lain, mengharuskan pemerintah menyiapkan energi terbarukan. Salah satunya pemanfaatan energ ...

  • 

Proyek Pembangunan Tower Listrik di Nias Sengaja Dihentikan

  • 

Masyarakat Nias Protes Program Presiden Dihentikan

  • 

JR Saragih Siap Promosikan Potensi Pariwisata Nias Selatan

  • 

Seorang PNS Kabupaten Nias Hilang di Medan

  • 

DPN RKIH Berharap Pembangunan Universitas Negeri Nias Dipercepat

  • 

Pemerintah Bidik Nias Destinasi Andalan Dongkrak Kunjungan Wisman

  • 

Gempa 5,5 SR Guncang Nias Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

  • 

Presiden Jokowi Minta Perikanan dan Pariwisata di Nias Dikembangkan

  • 

Presiden Jokowi di Nias (Foto: Iqbal/detikcom) => Click to enlarge!Jokowi: Moratorium Daerah Otonom Baru Akan Dibuka dengan Seleksi Ketat

  • 

Foto: Muhammad Iqbal/detikcom => Click to enlarge!Ini Upaya Jokowi Selesaikan Masalah Listrik dan Runway Bandara di Nias

  • 

Pembunuh 2 Petugas Pajak di Nias Segera Diadili

  Index  

  Last Commented
 
 

Thu, 23 March 2017 22:28:01 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa Kec.Ulunoyo Nias Selatan | 114.121.156.146
Editor Media Online Dipanggil Penyidik Poldasu6 Responses

 

Thu, 23 March 2017 09:22:31 | hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.Uluniyo Nias selatan | 114.121.154.67
Proyek Pembangunan Tower Listrik di Nias Sengaja Dihentikan4 Responses

 

Wed, 22 March 2017 13:13:51 | hetiaro buulolo | Desa Amorosa Kec.Ulunoyo Nias Selatan. | 114.121.132.103
DPRD: Rencana Konversi Karet di Nias Dipertanyakan25 Responses

 

Tue, 21 March 2017 22:28:00 | hetiaro buulolo | Desa Amorosa Kec.Ulunoyo Nias Selatan. | 114.121.132.103
KECAMATAN UMBUNASI NIAS SELATAN: KABUPATEN NIAS TIMUR YES, KABUPATEN GOMO NO26 Responses

 

Mon, 13 March 2017 09:42:26 | hetiaro buulolo | Desa Amorosa Kec.Ulunoyo Nias Selatan. | 114.124.35.136
Masyarakat Nias Protes Program Presiden Dihentikan3 Responses

 

Tue, 07 March 2017 04:41:22 | Tema Adiputra Harefa | Jakarta | 114.121.152.66
Selamat kepada Tema Adiputra Harefa atas Raihan "Doctor of Ministry"14 Responses

 

Sat, 25 February 2017 19:35:59 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.lolomatua Nias selatan | 114.121.129.100
LAGI-LAGI SALAH SATU MASYARAKAT NIAS DI MEDAN-SUMUT TEWAS MENGENASKAN9 Responses

 

Mon, 09 October 2006 01:51:01 | JASON HULU (IP = 202.155.38.120) | NIAS
SUDAH SAATNYA BRR DI PULAU NIAS DIBUBARKAN
Jakarta (NiasIsland.Com)

• PNS BERLOMBA LOMBA MENJADI PEKERJA DI BRR
• WARTAWAN SEBAGAI SOCIETY CONTROL DIHARAPKAN TETAP MEMELIHARA KEMERDEKAAN PERS

Tidak lucu lagi tentang kabar BRR pada masyarakat Pulau Nias terkesan aneh dan memuakan, sepertinya tidak lebih hanya berpura-pura berbicara misi kemanusiaan. Kalangan masyarakat hampir di setiap kedai kopi menjadi agenda pembahasan karna kegiatan BRR cukup berdinamika. Secara kasat mata patut diakui betapa hampir di setiap sudut kota Gunungsitoli selalu terlihat kantor BRR dan mobil mewah lalu lalang terlengket stiker BRR sementara agenda kerja tidak jelas, malah informasi riil yang hendak dilakukan untuk korban pasca gempa membingungkan.

Hasil temuan LPAM Nias di lapangan dikuatkan pengaduan dan pengangakuan dari sejumlah masyarakat, jujur memang pembangunan rumah dan sekolah dipertanyakan secara kwantitas di sepanjang pinggiran jalan terlihat satu persatu ada yang terbangun. Tetapi berbicara soal kwalitas bangunan, hal itu sangat diragukan mulai dari kedangkalan penanaman fondasi, pengecoran fondasi dan tiang yang terdapat perbandingan 3 : 25, Artinya 3 ember semen dan 25 ember sertu tanpa menggunakan kerikil. Malah kayu hampir menyeluruh bangunan hanya menggunakan kayu kelas 3 seperti kayu durian, katafina, pokoknya kayu kayu tersebut biasanya dipakai sebagai kayu bakar oleh masyarakat. Kejadian ini walaupun masyarakat berulang kali melaporkan kepada pihak BRR melalui satker PIC baik secara lisan dan tulisan namun berdalih seribu alasan “ kami akan turun ke lapangan, kami akan tindaklanjutin “ namun laporan masyarakat kesannya diabaikan dan janji tinggal janji, berawal seperti angin kencang menjadi angin surga dan berakhir menjadi angin lalu yang hanya meninabobokan, melayukan hati kawula kecil yang merindukan kebenaran dan keadilan, Dari kenyataan ini diduga kuat bahwa oknum pihak BRR sengaja membiarkan konflik sehingga kontraktor dibiarkan bekerja sesuka hati tanpa tindakan tegas bagi yang membuat ulah, Ada beberapa kemungkinan Pertama adalah supaya kontraktor dan oknum BRR sama sama memperoleh untung, Kedua kontraktor merupkan titipan dari oknum BRR sendiri, karena banyak sekali muncul kontraktor dadakan tanpa ada kreteria yang jelas dan tindakan tegas jika terdapat masalah di lapangan malah sepertinya BRR membela para kontraktor busuk, dan bestek sepertinya ditutup - tutupi, Seharusnya dokumen statandarnisasi bangunan adalah patut untuk dipuplikasikan agar masyarakat bisa lebih aktif terlibat dalam proses pengawasan pelaksanaan pembangunan. Untuk itu demi ratusan ribu rakyat pulau Nias yang haus akan keadilan diminta kepada Presiden Susilo Bambang Yodoyono dan pihak terkait agar segara mengaudit keuangan dan kerja-kerja BRR Nias yang disinyalir sarat KKN.

Sungguh merupakan polemik yang sangat sangat riskan dan beresiko di tubuh pemerintah daerah sendiri karna BRR hanya melahirkan penyakit baru yang berefek kepada masyarakat Nias dan Nisel ke depan, Betapa tidak keterbatasan personil PNS dari berbagai sektor selama ini salah satu masalah terbesar, Tentu dari sekian banyak PNS menjadi pekerja di BRR dengan sendirinya kegiatan rutin tertinggalkan. Lebih celakanya lagi bagi PNS yang telah direkrut, terlihat sepertinya BRR membiarkan menerima hak ganda, gaji dari BRR itu sendiri dan juga mereka menerima gaji dari APBD.seolah olah BRR sengaja merugikan Negara dan membuka ruang untuk berlatih bermanja manja yang kelak pada saat BRR angkat kaki dari pulau Nias dan akan meninggalkan duri dengan sebuah kenangan manis untuk dikenang seperti uang dari BRR yang tidak sebanding dengan gaji rutinitas PNS sehingga dari kondisi ini sangat memungkinkan terabaikan kerja utama setelah BRR melambaikan tangan dengan senyum mengatakan good bye pulau Nias, Untuk itu dihimbau kepada BRR kalau memang masih memiliki niat baik demi masyarakat Nias yang “ter” dari segala ketertinggalan maka sebaiknya BRR merefleksikan apa yang telah dibuatnya untuk Nias pada saat ini dan efeknya kedepan.,

Sangat tertarik terlihat ada strategi yang diperankan BRR melalui satker PIC dengan membuka peluang untuk merekrut 1 (satu) orang wartawan pada setia media masa khususnya di Kab.Nias. Hal itu merupakan program yang sangat positif, asal tidak memiliki maksud dibalik itu, kemungkinan agar wartawan dijadikan senjata untuk menutup nutupi bau busuk BRR agar menjadi harum.
Kepada sahabat – sahabat PERS/Wartawan marilah kita tetap menjaga roh kepedulian kita kepada kaum proletar dan memelihara kode etik kemerdekaan PERS agar kita tetap berterang terang didalam gelap dan terpandang sebagai pilar kaum independen tanpa pilih bulu. Salam juang “ untuk penindasan hanya satu kata “ LAWAN

Response:
Your Name:
City or Home Address:
Email:

Responlah dengan sopan, tidak kasar, tidak merusak nama baik pihak lain, bukan fitnah, atau tidak bersifat ancaman maupun caci-maki.

Hindari menanggapi topik / respon yang tidak layak atau tidak pantas sehingga tujuan si pembuat topik / respon tidak tercapai.

Hindari menggunakan nama samaran yang mengacu pada nama atau identitas orang lain.

©2000-2008 NiasIsland.Com. All rights reserved.

The first version was launched on 9 Sept 2000