NiasIsland.Com Logo

www.NiasIsland.Com
Providing you with some information about Nias Island

  Haniha Ira, Hadia Niwa'öra?
 

Wed, 23 December 2009 08:59:55
Suster Klara dan Rumah Inap Kasihnya
Noverlina bernyanyi dengan nada suara naik turun sesukanya dan lafalnya tak jelas. Selesai bernyanyi, ia memeluk ”ibunya”. Meski berusia tiga tahun, ia belum bi ...

Ref: Nugroho F Yudho (Kompas, 22 Desember 2009)

  • 

Ama Rita Zamasi Tetap Mencintai NIAS

  • 

Ir. Boy Olifu Gea di Kebun Tanaman Hiasnya => Click to enlarge!Ir. Boy Olifu Gea Pengusaha Tanaman Hias

  • 

Binahati Baeha, SH dengan Istri, Lenny Trisnadi. => Click to enlarge!Tuhanlah yang Telah Menggariskan Jalan Hidupku

  • 

Riahardy Mendröfa => Click to enlarge!Antara Kampung Halaman, Foto, dan Instalasi

  • 

Kanserina Esthera Dachi => Click to enlarge!Keteguhan Hati Dokter Kanserina Esthera Dachi

  • 

Susanto dan Istri, Hartati Zebua. => Click to enlarge!Susanto, Pelopor Bisnis Restoran Pinggir Pantai di Pulau Nias

  • 

Yacintha Gulö => Click to enlarge!Yacintha Gulö, Putri Mandrehe yang "Merawat Amerika"

  • 

Agus Hardian Mendröfa di salah satu Pojok Miga Beach Hotel => Click to enlarge!Talifusöda Agus Hardian Mendröfa, Mantan Wakil Bupati Nias

  • 

Drs. Fatizanolo Saoiagö, BA => Click to enlarge!Drs. Fatizanolo Saoiagö, BA, Wakil Bupati Kotabaru

  • 

Dubes RI Piter Taruyu Vau dan Ibu => Click to enlarge!Dari Nias ke Brasil sebagai DUTA BESAR INDONESIA UNTUK BRASIL

  • 

Magdalena Sanora Warnihati Fau => Click to enlarge!Onie Fau dan Kecerdasan Wanita Nias

  Index  

  Last Commented
 
 

Tue, 14 February 2017 09:10:11 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.Ulunoyo Nias selstan | 114.121.159.216
Drs. Idealisman Dachi: UNTUK KEMAKMURAN, NIAS PANTAS DIMEKARKAN MENJADI BEBERAPA KABUPATEN LAGI2 Responses

 

Tue, 07 February 2017 21:03:00 | imanherlina | guungsitoli | 114.125.45.180
Selamat!!!!! Kami Persembahkan Blog SMK SWASTA PEMBDA NIAS1 Responses

 

Fri, 03 February 2017 10:54:58 | Edy Smart Waruwu | Jln.Pangeran Jayakarta, Bekasi | 112.215.201.107
RUMAH DI JUAL SEGERA1 Responses

 

Wed, 01 February 2017 00:46:32 | Ide Dachi Pasbondar. | Medan | 107.167.99.165
Drs. Fatizanolo Saoiagö, BA, Wakil Bupati Kotabaru15 Responses

 

Thu, 19 January 2017 15:36:51 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa Kec.Lolomatua Nias selatan | 114.124.29.196
Ini Upaya Jokowi Selesaikan Masalah Listrik dan Runway Bandara di Nias5 Responses

 

Sun, 15 January 2017 12:19:45 | WISNUSAPUTRA | SEKADAU, KALBAR | 202.67.34.227
Susanto, Pelopor Bisnis Restoran Pinggir Pantai di Pulau Nias2 Responses

 

Sat, 14 January 2017 20:29:48 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.Lolomatua Nias | 114.124.1.5
JR Saragih Siap Promosikan Potensi Pariwisata Nias Selatan1 Responses

 

2005-01-13 16:56:03
Drs. Idealisman Dachi: UNTUK KEMAKMURAN, NIAS PANTAS DIMEKARKAN MENJADI BEBERAPA KABUPATEN LAGI
Jakarta (NiasIsland.Com)

Drs. Idealisman Dachi, Anggota DPR RI 2004 - 2009 => Click to enlarge!Idealisman Dachi tiba-tiba menjadi sorotan publik. Kiprahnya dan pernyataannya menjadi sumber berita di berbagai mediamasa ibukota dan nasional. Meski dia dari partai baru, -Partai Pelopor-, anggota DPR RI periode 2004 -2009 ini langsung diperhitungkan oleh para politikus di ibukota, Jakarta.

Di hari pertamanya di Senayan ia menginterupsi rapat paripurna pertama DPR periode 2004 – 2009 pada 1 Oktober 2004. Berikutnya, pada rapat paripurna DPR tanggal 14 Oktober 2004, sebagai sekretaris fraksi, ia maju menyampaikan pandangan fraksinya soal masalah panglima TNI. Bicaranya lantang dan blak-blakan. Tak heran, sebuah harian terbesar di pulau Jawa menyebutnya sebagai salah satu singa podium baru di Senayan.

Ia lahir di Telukdalam, Nias, 31 tahun yang lalu. Putra ke lima dari delapan bersaudara, anak Famowata Dachi dari Hilisimaetano Telukdalam Nias Selatan ini, selalu berpenampilan trendi dan meyakinkan.

Ikuti hasil wawancara NiasIsland.Com dengan Drs. Idealisman Dachi, di kantornya gedung DPR RI Senayan Jakarta pada tanggal 26 Nopember 2004 yang lalu, berikut ini.


NIAS SETELAH PEMEKARAN

Setelah pemekaran menjadi dua kabupaten, yaitu Kabupaten Nias dan Kabupaten Nias Selatan, bagaimana kemajuan Nias saat ini?


Secara jeneral, Nias sekarang, ya, emang masih belum ada perubahan yang sangat signifikan dibandingkan dengan kondisi yang lalu. Tapi setelah pemekaran tentunya ini menimbulkan harapan yang baik bagi kita. Dengan konsep otonomi daerah, dua kabupaten itu bisa berkompetisi sehat untuk memberi yang terbaik kepada masyarakat, dan juga ada suatu comparison kepada masing-masing kabupaten. Kabupaten Nias Selatan sudah memulai kiprahnya sebagai kabupaten yang baru, dengan otonomi yang baru itu bisa memberi makna pembangunan yaitu dengan dana-alokasi-khusus (DAU) yang tersendiri. Dana yang masuk dari pusat lebih banyak dibandingkan dengan yang sebelumnya. Ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Logikanya, kalau arus uang masuk di daerah itu maka sudah tentu akan memacu laju perrtumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

Apa saja yang sudah dirasakan oleh masyarakat di sana sebagai dampak dari pemekaran itu? Apakah mereka sudah merasakan janji-janji yang diusung sebagai tujuan pemekaran tadinya ?

Sehubungan dengan waktu, tidak gampang, artinya tidak gampang memuaskan masyarakat dalam waktu yang singkat. Satu tahun tidak dapat dijadikan satu ukuran untuk tercapainya tujuan pemekaran. Tetapi, satu hal yang diketahui, yang bisa dirasakan masyarakat, yaitu dengan rentang kendali yang diperpendek, maka segala urusan-urusan birokrasi, perekonomian, perdagangan menjadi lebih mudah. Contohnya kalau dulu seorang pegawai negeri mengurus sesuatu surat; dia harus ke Gunungsitoli (ibukota pemerintahan kabupaten Nias); kalau ke Gunungsitoli, dia menghabiskan waktu dan uang yang banyak, yaitu dia harus tinggal di sana dan harus makan di sana.

Yang dirasakan oleh masyarakat kecil?

Memang, hasil pemekaran itu harus dirasakan oleh setiap lapisan masyarakat, tidak hanya sekolompok orang. Memang, untuk sementara, hanya sekelompok orang saja yang merasakan itu. Kita mengharapkan kepada semua elit di Nias Selatan, agar yang punya power dalam menentukan kebijakan-kebijakan tidak (bekerja) untuk kepentingan pribadi. Bagi saya, kalau saya ikut berjuang maka biar dirasakan oleh masyarakat, tidak hanya untuk kelompok kita saja. Dan tidak ada perbedaan-perbedaan. Memang untuk sekarang, saya akui, lapisan bawah, para petani dan para buruh masih belum merasakan secara signifikan hasil pemekaran itu.

Apakah ada dampak negatif setelah pemekaran?

Memang, kita menghadapi kendala, kita belum pengalaman. Dalam masa transisi ini, tentu banyak kekurangan-kekurangan. Dalam manajemen pemerintahan setempat, masih sangat jauh daripada yang baik; dalam pengisian personilnya, dalam proses-proses pengadaan barang, ya banyak yang kita sesalkan.

Bagaimana dengan kinerja birokrasinya ?

Secara jujur, kita harapkan dulu dengan terpilihnya pelaksana tugas (Plt) Bupati Nias Selatan, yaitu Gubernur Sumut Rizal Nurdin, bisa memberi semangat baru. Karena seorang gubernur dapat menghunjuk orang yang tepat. Tapi, dalam prakteknya seiring dengan perkembangan waktu, saya pribadi dan sebagai wakil masyarakat dari Nias sana, menilai sangat jauh daripada yang diharapkan, dalam pengelolaan pemerintahan daerah.

Mengenai birokras, menurut saya, perlu mengkoreksi kembalilah. Makanya masyarakat dan tokoh masyarakat, serta LSM-LSM harus bersatu padu mengontrol ini. Kalau melihat progress begini tidak sesuatu yang spesial. Masyarakat bisa kecewa.



----ooOoo----

Sebagaian masyarakat menilai bahwa pemekaran itu jadinya tidak murni untuk kepentingan masyarakat, tetapi untuk kepentingan sebagian kelompok. Dan itu terbukti pada saat penentuan pejabat bupati, putra daerah sendiri ditolak; akhirnya, lebih baik menerima orang luar daerah daripada anak daerah sendiri. Bagaimana Bapak melihat ini?

Itu wajarlah masyarakat menilai. Saya lebih percaya kalau masyarakat menilai. Kalau masyarakat berpikiran seperti itu ya mungkin iyaaa. Menurut saya semua masyarakat punya andil dalam berjuang itu, tidak hanya satu atau dua orang. Karena kamipun tidak ada artinya tanpa masyarakat mendukung pada saat itu. Kalau menyangkut dukungan kepada plt bupati, dulu, kenapa tidak putra daerah, memang ini suatu, menurut saya, kecelakaan. Kecelakaan dalam mengambil kebijakan oleh kawan-kawan, tokoh-tokoh pemekaran. Tapi, sebenarnya itu hal biasa. Yang penting, bagaimana sensitifitas kawan-kawan dan tokoh masyarakat, yaitu apabila ada sesuatu yang salah maka segera diperbaiki lho. Tapi kalau itu justru dibiarkan, haaa, ini menjadi kesalahan fatal. Figure pengelola nomor satu ini, sangat menentukan ke depan. Terus terang saya orang kritis terhadap kawan-kawan. Saya bilang tolonglah, mana komitmen dulu, mana janjimu dulu kepada masyarakat. Jadi saya minta juga kepada masyarakat, kawan-kawan dan LSM-LSM mengontrol ini .


Idealisman menjelaskan, bahwa pada saat itu, dia tidak mempunyai kepentingan dengan siapa yang menjadi kepala daerah di Nias Selatan. Karena kepentingannya adalah Nias Selatan harus segera menjadi sebuah kabupaten. Untuk perjuangan itu, apapun ia lawan. Dachi membuktikan itu, setelah pemekaran, iapun memainkan perannya dengan tidak terlibat secara langsung di dalam sistim.

Menurutnya, untuk menentukan kepala daerah sudah ada suatu sistim yang mengaturnya. Tapi, secara sosio kultur lebih tepat putra daerah, karena lebih tahu kondisi daerah itu dan lebih tahu kulturnya.

----ooOoo---

Sekarang, ada dukungan dari anggota-anggota DPRD Nias agar Henkie Wa’u segera diangkat sebagai Plt Bupati Nias Selatan. Bagaimana melihat ini?

Kalau itu memang benar adanya kita harus ikuti keinginan masyarakat. Karena DPRD adalah respresentatif masyarakat. Apalagi itu mayoritas mengatakan itu. Tentunya itu harus disikapi.

Peranan Bapak di situ?

Saya mencoba menterjemahkan tekanan politik ini, supaya sampai pada sasaran. Kita diskusikan kepada masyarakat, ini lho prosesnya. Kalau itu kehendak masyarakat, kenapa kita harus haling-halangi. DPRD itu adalah representatif dari masyarakat.

Sangat lucu juga ya pelaksana tugas bupati adalah seorang gubernur. Kita harapkan adanya sense gubernur untuk memikirkan ini. Karena, bagaimana efektif bekerja (seorang gubernur), dua kali setahun saja belum tentu bisa datang ke daerah.


Apa tidak baik langsung pemilihan bupati defenitif?

Jangan buru-buru, perangkat harus disiapkan lebih baik dulu.

----ooOoo----


PEMEKARAN NIAS UTARA DAN NIAS BARAT

Melihat pengalaman pemekaran, apakah masih positif Nias itu dimekarkan lagi, seperti sekarang ada rencana pembentukan Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Nias Barat ?


Secara objektif, kalau dilihat dari yang sudah saya terangkan tadi, bahwa pemekaran itu adalah memperpendek rentang kendali daerah itu, yang kedua memacu laju pertumbuhan pembangunan di sana, maka keseluruhan Nias itu kalau dilihat secara aspek politik dan secara ekonomi sangat pantas untuk dimekarkan menjadi tiga atau empat kabupaten. Karena dengan adanya pemekaran itu, maka semangat untuk mandiri bisa diberdayakan di daerah tersebut. Semakin pendek dan semakin kecil daerah yang dikelola maka kosentrasi pemerintah dalam membangun semakin baik. Artinya sentuhan pemerintah kepada masyarakat semakin cepat dan efektif. Nah, Ini sangat-sangat positif sekali.

Kalau Nias itu dibagi menjadi beberapa daerah desentralisasi pemerintahan, maka masing-masing kabupaten lebih berkonsentrasi memikirkan daerahnya. Artinya, daerah itu lebih fokus membangun daerahnya, misalnya membangun infrastrukturnya. Kalau hanya satu kabupaten, maka pejabat kabupaten memikirkan empat daerah itu (misalnya Nias, Nias Selatan, Nias Barat, Nias Utara). Tapi kalau ada empat bupati, maka dia bisa memikirkan masing-masing daerahnya. Itu yang pertama. Yang kedua, karena otonomi, maka daerah mempunyai kewenangan sendiri, bisa mengatur mana yang lebih tepat-guna bagi masyarakat setempat. Sebenarnya, daripada seorang bupati Nias memikirkan Sirombu di Nias Barat, maka tentunya orang Sirombu akan lebih tahu apa kebutuhan daerahnya. Pemerintahan di Sirombu yang setingkat kabupaten akan lebih tahu mana-mana sentra produksi tani di daerahnya, membangun sentra perdagangan baru, membangun jalan untuk arus produksi masyarakat.


Jadi bisa dikatakan bahwa pemekaran itu, harus ?!

Iya, hal itu -yang diterangkan di atas- yang menjawab. Karena itu lebih memudahkan perhatian pemerintah pada hal-hal yang penting bagi masyarakat.

… Saya bangga kepada bupati yang sekarang, dia melihat yang terbaik, ternyata makna pemekaran itu bagus. Dalam teorinya, pemekaran adalah untuk kebaikan masyarakat, untuk kemakmuran masyarakat. Saya nyatakan bahwa saya mendukung penuh pemekaran kabupaten Nias itu. Bila perlu pemekaran Nias Selatan pun akan saya dukung, kalau memang secara politik dan ekonomi menguntungkan.


Artinya, pemekaran Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Nias Barat adalah target Bapak sebagai anggota DPR RI untuk mewujudkannya?

Oh Iya. Karena ini amanat masyarakat, amanat rakyat. Perintah undang-undang seperti itu, bahwa kami mempunyai tanggungjawab moral dan tanggungjawab secara politik kepada masyarakat daerah pemilihannya. Tidak hanya Nias Selatan yang diperhatikan tetapi masyarakat Nias secara luas dan secara umum masyarakat Sumut di daerah pemilihan saya. Jadi, mudah-mudahan kita bisa bangun satu kerjasama yang baik, sehingga kitapun bisa melakukan sesuatu untuk kebaikan masyarakat. Karena, saya tidak mungkin tahu semua isu-isu yang berkembang di masyarakat tanpa ada kawan-kawan, LSM-LSM, dan tokoh masyarakat-tokoh masyarakat yang mau memberi input supaya Nias ini maju. Sangat baik sekali dan saya membuka diri untuk itu.

---ooOoo---


TARGET UNTUK NIAS

Bapak di komisi berapa di DPR RI?


Di Komisi 6 membidangi perindustrian, perdagangan, investasi, dan usaha kecil menengah dan koperasi.

Apa target Bapak untuk Nias?

Bagi saya sebenarnya sederhana sekali. Tidak terlalu muluk-muluklah. Bagi saya, kita harus jalin komunikasi dengan masyarakat dan pemda setempat. Menelaah apa sebenarnya kebutuhan masyarakat. Itu yang paling penting. Kalau itu sudah ada, tahu semua apa kepentingan masyarakat, maka baru kita tahu apa yang dari pusat ini yang mau kita bawa ke sana. Contohnya, Nias daerah pertanian, bisa untuk perkebunan dan pariwisata. Ini yang perlu kita gali. Ini cocok nggak untuk pertanian dan perkebunan. Saya selaku di pusat sini yang membidangi investasi, maka informasi-informasi ini kita sampaikan kepada pengusaha-pengusaha supaya investor itu bisa masuk di sektor perkebunan dan pertanian. Dari sektor pariwisata juga kan potensial. Kita harus memikirkan bagaimana pariwisata itu bisa berkembang di sana. Contohnya, bagaimana turis itu bisa masuk ke Nias . Tentu infrastruktur harus dibangun.

Ada usaha Bapak dalam jangka pendek yang bisa diukur dan dapat dirasakan oleh masyarakat?

Dalam pemikiran saya bagaimana bekerjasama dengan pemda memikirkan strategi ini, membangun Nias ini. Karena kalau kita bawa-bawa tapi tidak sesuai dengan kebutuhan saya rasa sia-sia. Contohnya, kalau kita mau bangun perkebunan, ada lahannya nggak. Untuk pariwisata, bangun hotel siap nggak tenaga kerjanya. Padahal, ada investornya siap masuk.

Saya harapkan dengan pemda dan kepala-kepala dinasnya bisa menjelaskan ini apa sebenarnya kebutuhan utama. Umpamanya jalan, jalannya dimana. Bagaimana kita bermain di pusat (pemerintah pusat), secara politik mendorong ini agar dana itu bisa masuk di sana. Sehingga kita mampu menjelaskan kepada pengambil keputusan kebijakan di pusat ini. Contohnya, saya ketemu dengan Ibu Menteri Kesehatan, saya sampaikan kepada dia bahwa Nias itu butuh fasilitas kesehatan yang baik. Di sana ada rumah sakit tapi kosong peralatannya. Bagaimana supaya rumah dinas dokter dibangun, bagaimana obat-obat malaria tersedia, sudah saya bicarakan itu. Karena sarang malaria di sana, maka saya minta kepada Menteri Kesehatan bagaimana mengatasi itu.



Pada suatu kesempatan di gedung DPR Senayan Jakarta, kepada wartawan, Dachi pernah menyampaikan keprihatinanya soal ketimpangan pembangunan di Nias bila dibandingkan dengan wilayah lainnya. Menurutnya, pembangunan di kawasan pantai barat Sumut dan Nias sangat jauh tertinggal dibanding kawasan lainnya dan karena itu sangat diperlukan terobosan baru. percepatannya.
---ooOoo---

PENDIDIKAN SANGAT PENTING

Apa yang paling penting dan utama di Nias, saat ini?


Yang paling penting adalah pendidikan. Karena dengan pendidikan yang baik maka terbukalah pemikiran-pemikiran masyarakat itu, dapat mengenal lebih banyak.

Dari mana dimulai membangun pendidikan?

Ini sudah saya laksanakan sendiri. Kita harus mulai dari orang tua (keluarga) itu sendiri. Untuk dapat maju kita harus berpendidikan. Bagaimana orang Nias bisa diterima bekerja di perusahaan-perusahaan kalau pendidikan cuma tamatan SMA atau SMP atau SD.



----ooOoo----

Biodata

DRS. IDEALISMAN DACHI
Anggota DPR RI Periode 2004 – 2009


Lahir di Telukdalam pada tanggal 27 April 1972.
Desa asal: Hilisimaetano, Telukdalam Nias.

KELUARGA
Istri: Floriana Linda Rahmani (Linda) Nehe.
Anak: Petrick Eglisio Harazaki (5), Carolin Guinonia Haina.
Orang tua: Ayah: Famowata Dachi (Ama Suasani), Ibu: Haina (almarhumah)
Anak kelima dari delapan bersaudara, -5 laki-laki dan 3 wanita.

PENDIDKAN
Sarjana S-1, Administrasi Niaga, YAI, Jakarta tahun 2001
SMA Negeri Telukdalam Nias
SMP Negeri Telukdalam Nias
SD Bintang Laut Telukdalam Nias

PENGALAMAN KERJA
Pernah bekerja di suatu perusahaan asing, sebagai Marketing Manager sampai dengan tahun 2000. Karena soal waktu, Idealisman berhenti bekerja untuk berwiraswasta dan juga berpolitik. Sekarang, berwiraswasta di bidang pengolahan industri kecil.


Nama Partai:
Partai Pelopor

Terpilih Sebagai Anggota DPR RI Dari Daerah Pemilihan:
Sumatera Utara II: Kabupaten / Kota: Nias, Nias Selatan, Sibolga, Padang Sidempuan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba Samosir, Labuhan Batu

Jabatan di DPR RI:
1. Anggota Komisi 6.
2. Sekretaris Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi

First|Previous    Next|Last

Pick Date
No Resp-Time Resp-by Address Email IP
1. Wed, 01 February 2017 01:16:24 Ide Dachi Pasbondar Medan Pasbondar@Mail.com 107.167.99.165
Jentelmen...
2. Tue, 14 February 2017 09:10:11 Hetiaro buulolo Desa Amorosa kec.Ulunoyo Nias selstan Hetiarobuulolo@ymail.com 114.121.159.216
Yakin sy pertanyaan Beliau tsbt bahwa jk Resmi dimekarkan nias selatan 1 Kabupan pasti memberi dampak yg luar biasa bagi "Kemakmuran masykt Nias Selatan"shg setelah Nias selatan Resmi menjadi Kabupaten Nias Selatan lewat Ketuk Palu disenayan dan Stempel Burung Garuda Istana bbrp tahun yg lalu..tentu bukan sy yg menilai krn saat itu merintis pemekaran itu sy bagian tukang sapu dan nyusun kursi di setiap Rapat di Jkt & Senayan sbg bentuk perjuangan bela Negara dan bela Pulau Nias-tapi biarlah kt serahkan kpd wasit yaitu "Msykt"di beberapa kecamatan dan desa..Apakah rakyat kecil sdh menikmati Makmur dan sejahtera secara Ekonomi dan Rohani setelah Jadi Nias selatan 1 Kabupaten..?Namun hasilnya yg sy lihat didaerah desa Amorosa kec.Ulunoyo yaitu sebagian jln Sdh Aspal dan Listrik sdh ada tp msykt masih byk yg minum air bercampur debu dan kotoran tikus yg berasal dari tetesan air hujan dari atap rumah yg ditampung lewat bak dan ember shg memberi efek positf bagi rakyatnya yaitu gampang sakit-shg msykt kadang rusak Imannya memikirkan biaya berobat..Lalu kemana aja dana pembangunan dan dana Alokasi Desa selama ini..shg tidak mampu membangun tempat atau Bak air minum bersih berikut Mesinnya ditiap2 desa dan termasuk didesa Amorosa Kec.ulunoyo Nias selatan? Apakah Faktor SDM kita blm memiliki wawasan cemerlang atau pemerintah pusat kurang perhatian utk daerah kita disini...? Tksh..

First|Previous    Next|Last

Number of records = 2
Response:
Your Name:
City or Home Address:
Email:

Responlah dengan sopan, tidak kasar, tidak merusak nama baik pihak lain, bukan fitnah, atau tidak bersifat ancaman maupun caci-maki.

Hindari menanggapi topik / respon yang tidak layak atau tidak pantas sehingga tujuan si pembuat topik / respon tidak tercapai.

Hindari menggunakan nama samaran yang mengacu pada nama atau identitas orang lain.

©2000-2008 NiasIsland.Com. All rights reserved.

The first version was launched on 9 Sept 2000