NiasIsland.Com Logo

www.NiasIsland.Com
Providing you with some information about Nias Island

  Turia (News)
 

Thu, 14 September 2017 13:39:47
Lulusan Akpol dan PTIK Terbaik Akan Ditugaskan di Nias
Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw, tengah menggodok wacana penempatan lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisia ...

   

Tes Urine Mendadak, Empat Polisi di Polres Nias Positif Narkoba

   

Tersangka Kasus Korupsi Nias Water Park Segera Disidang

   

Tinjau UN di Nias, Gubsu Aminkan Harapan Menkum HAM

   

Nias Bisa Kembangkan Energi Terbarukan dari Laut

   

Proyek Pembangunan Tower Listrik di Nias Sengaja Dihentikan

   

Masyarakat Nias Protes Program Presiden Dihentikan

   

JR Saragih Siap Promosikan Potensi Pariwisata Nias Selatan

   

Seorang PNS Kabupaten Nias Hilang di Medan

   

DPN RKIH Berharap Pembangunan Universitas Negeri Nias Dipercepat

   

Pemerintah Bidik Nias Destinasi Andalan Dongkrak Kunjungan Wisman

   

Gempa 5,5 SR Guncang Nias Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

  Index  

  Last Commented
 
 

Fri, 19 January 2018 08:52:04 | efori telaumbanua | citra raya - tangerang | 180.244.65.155
PABRIK PENGOLAHAN SAMPAH DI PULAU NIAS4 Responses

 

Mon, 15 January 2018 07:06:00 | Angga Annisa | indonesia | 197.211.61.65
DPRD: Rencana Konversi Karet di Nias Dipertanyakan39 Responses

 

Tue, 02 January 2018 22:59:44 | arrum | medan | 36.76.175.246
Lima Desa di Kecamatan Hiliserangkai Terisolir6 Responses

 

Mon, 01 January 2018 08:09:33 | Gideon Benny Setiawan | Jl.Cipta Karya Gg.Rambutan, Kel.siallang | 107.167.113.142
COMPASSION MINISTRY58 Responses

 

Fri, 15 December 2017 18:29:56 | Hetiaro buulolo | desa amorosa kec.Ulunoyo Lolomatua | 114.124.145.87
Pemerintah Bidik Nias Destinasi Andalan Dongkrak Kunjungan Wisman3 Responses

 

Mon, 11 December 2017 20:42:29 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa Kec.Ulunoyo Nias Selatan | 114.124.140.194
Kenapa Nias Tak Disukai Orang?7 Responses

 

Wed, 15 November 2017 03:59:46 | jane | 44 palm street | 197.210.227.49
Suster Klara dan Rumah Inap Kasihnya32 Responses

 

Sat, 10 July 2010 04:37:34
Lima Desa di Kecamatan Hiliserangkai Terisolir
Gunungsitoli (Analisa)

Lima desa dari dua belas desa di Kecamatan Hiliserangkai yakni, Desa Orahili Idanoi, Desa Onombongi, Desa Lolofouso, Desa Eusakhozi, dan desa Awela Kabupaten Nias, harapkan perhatian serius dari pemerintah.

Pasalnya, ribuan masyarakat di beberapa desa itu hingga saat belum merasakan pembangunan jaringan penerangan listik, pembangunan jalan dari desa menuju ibu kota kecamatan, dan kondisi pendidikan yang memprihatinkan. Begitu juga kondisi kesehatan masyarakat dibeberapa desa itu.

Kepala Desa Orahili Idanoi, Fanotona Waruwu kepada Analisa Kamis, (8/7) menuturkan, sejak Indonesai merdeka, mereka tidak pernah merasakan yang namanya listik negera, pembangunan jalan kabupaten dari ibu kota kecamatan menuju lima desa tersebut, pendidikan anak-anak mereka juga cukup memprihatinkan serta kondisi kesehatan masyarakat yang kian lama semakin terpuruk.

Dalam dunia pendidikan tuturnya, dari 1900 lebih jiwa didesa Orahili Idanoi terdapat 1 sekolah Sekolah Dasar Negeri yang muridnya berjumlah 200 orang, namun guru hanya 5 orang. Bahkan karena kondisi letak geografis desa, banyak anak-anak desanya sekolah di desa tetangga yang jarak tempuhnya 4 sampai 5 kilometer dengan berjalan kaki.

Selanjutnya, jika anak-anak desa melanjutkan sekolah ke tingkat SMP, terpaksa berjalan kaki menuju kesekolah yang berjarak 6 hingga 8 kilometer.

"Selama saya memimpin desa hanya ada 3 orang warga yang PNS", ujarnya.

Selain itu, tidak jarang anak-anak desa putus sekolah akibat ketidak mampuan orangtuanya untuk menyekolahkan ke jenjang yang lebih tinggi, karena tidak biaya.

Mayoritas penghasilan warga hanya petani karet tradisional yang berpenghasilan antara Rp 15 ribu hingga Rp20 ribu perharinya.

Untuk menjual karet, warga Desa Orahili Idanoi harus mengakut hasil karet mereka dengan memikul dengan jarak 8 kilometer ke Kecamatn Lolofitumoi atau menariknya melalui sungai ke Idanoi dengan jarak 12 kilometer yang memakan waktu satu hingga 2 hari.

Terkait kesehatan, khususnya di Desa Orahili Idanoi hingga saat ini di desa tersebut tidak pernah ada Pusat Kesehatan Terpadu (Pustu) atau Poskesdes, sehingga jika ada warga yang sakit terpaksa harus merujuk ke Puskemas di ibu Kota Kecamatan Hiliserangkai yang berjarak 6 kilometer.

Meninggal Dunia

"Dalam dua bulan terakhir ini ada dua orang ibu meninggal karena melahirkan, dan menurut catatan dari tahun 2009 hingga saat ini ada tujuh orang meninggal karena melahirkan. Tidak jarang juga ada ibu yang melahirkan di tengah jalan karena akses jalan harus ditempuh dengan jalan kaki. Masyarakat kami juga sering terjangkit malaria dan diare", ungkap Fanotona Waruwu.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Desa Lolofaoso, Masati Waruwu kepada Analisa mengatakan, dari 800 jiwa penduduk desanya hingga saat ini mereka membutuhkan perhatian dari pemerintah untuk kemajuan desa mereka yang terisolir. Terlebih persoalan listrik dan pembanguan akses jalan.

Baik Kepala Desa Orahili Idanoi, Fanotona Waruwu maupun Kepala Desa Lolofaoso, Masati Waruwu mengharapkan perhatian serius pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, untuk pembangunan desa mereka, terlebih persoalan akses jalan dan jaringan listik, pendidikan dan kesehatan. (kap)

First|Previous    Next|Last

Pick Date
No Resp-Time Resp-by Address Email IP
1. Mon, 12 July 2010 01:42:19 VICTOR JAMEZ MENDROFA MEDAN victor_jamez@yahoo.co.id 119.110.82.101
Ya'ahowu fefu.........

Izinkanlah saya menanggapi sedikit mengenai ulasan diatas,
Saya merasa bangga, atas perhatian Bpk2 kepala desa mengenai kehidupan/kesejahteraan masyarakat maupun lingkungannya, Namun sungguh sangat memprihatinkan kerena kesejahtraan untuk desa itu juga masih belum tersentuh/terealisasi.

Tujuan pemekaran adalah untuk mempercepat pembangunan demi kesejahteraan rakyat, Nah.. pertama sekali langkah yang perlu kita lalui adalah Kecamatan, dalam hal ini kami menghimbau kepada Bpk2 kepala desa yang berada dalam daerah pemerintahan Hili Serangkai untuk memperhatikan dan mempelajari apa-apa saja yang menjadi program2 dari kecamatan tersebut untuk membangun desanya, memang perlu kita akui bahwa kecamatan kita ini adalah pemerintahan kecamatan yang baru lahir/terbentuk dari hasil pemekaran kecamatan Hiliduho sehingga pembangunan desa memerlukan berbagai tahap, akan tetapi demi mempercepat apa yang menjadi kebutuhan rakyat, maka kami mengajak kepada semua masyarakat, kpl dusun, kpl desa maupun tokoh2 masyarakat dan agama untuk bersama-sama dengan pihak kecamatan untuk segera mengejar ketertinggalan, sehingga pembangunan menjadi merata.

Dalam hal ini jika pemerintahan kecamatan ternyata tidak peduli dengan kehidupan masyarakat desanya, mereka hanya duduk dan tidur2an saja di kantor kecamatan, mari kita mengambil suatu tindakan untuk melakukan musyawarah bagaimana langkah yang harus kita tempuh selanjutnya.

Ini saja yang bisa saya berikan pada saat ini.....kami akan mengikuti terus atas topik bahasan ini, ..................Terimakasih.......


Dari;

Victor Mendrofa
Mahasiswa fak. Hukum Unika st. Thomas Medan-SU
Pengurus Aliansi Pembaharuan Bangsa Medan-Sumut
2. Mon, 12 July 2010 10:44:59 waruwu gui gui asori@yahoo.co.id 203.225.175.33
saya sebai warga desa orahili sangat bangga dgn kepala desa yg baru ini sangat memperhatikan kami sebagai masyarakat,,,,,,,,benar sekali yg diu tarakan diatas sejak RI merdeka tak ada kemajuan didesa kami sama sekali,,,siapa yg salah !!!!!,,,masyarakat??????kades ?????atau pemerintah?????,,,,,majuterus pak kades kami masyarakat mendukung bapak .
3. Mon, 12 July 2010 11:37:39 Anton Dohona Nias fifa2010@gmail.com 210.79.216.21
Siapa bilang dan berani beraninya, mengatakan bahwa lima desa yang tertera di atas, sudah menjadi wilayah Kab. Nias di Kec. Hiliserangkai,
Dimohon kepada pembuat topik untuk menyertakan bukti bahwa desa tersebut telah sah menjadi bagian dari Kabupaten Nias (Rekomendasi DPRD Nias Barat), bukankah yang kita ketahui selama ini, bahwa kelima desa tersebut, masih bergabung di wilayah kecamatan Lolofitu Moi Kabupaten Nias Barat???.
Betul wilayah ini bener2 memprihatinkan, saya sudah pernah dan sering kunjungan kerja ke sana..
Persoalan dimana wilayah bergabung, itu urusan DPRD sebagai wakil rakyat, namun adakah wakil rakyat yang bisa menyuarakan aspirasi ke lima desa ini, atau hanya sebagai pengecut/pengkhianat???
seperti kita ketahui, di Desa Orahili Idanoi terdapat salah seorang wakil rakyat yang mewakili rakyat ke lima desa ini di DPRD Nias Barat,..
Mana janjimu??? apakah masih warga kelima desa ini kah anda?? atau sudah bergabung di Mandehe atau Sirombu???
hanya Tuhan yang tau..


Ya;ahowu
Talifusomi
Anton Dohona
4. Tue, 13 July 2010 06:23:26 fahandona iohili wijiji2010@yahoo.com 121.143.102.27
respon diatas mmg bgs km mendukung kl bisa di penuhi....km minta kepada DPRD ORAHILI IDANOI mana janji mu/////////////////////////// tolong usulkan untuk membangun jalan,listrik biar masyarakat kita maju seperti masyarakat lain,,,,,,,jgn lupa janjimu///////////
5. Thu, 22 July 2010 07:55:19 Amek Hulu Hili Serangkai Amek_hulu@yahoo.com 202.93.37.81
Syaloom... adalah kata yang tepat untuk kita pembaca rubrik ini. Damai sejahtera senantiasa untuk kita semua, Amin.. Bahwa penderitaan masyarakat Desa Orahili, dkk (5 desa) merupakan perenungan kita bersama bagaimana mengantisipasinya dengan solusi terbaik. Tetapi saya mengajak Sdr. Kepala Desa bersama seluruh masyarakat untuk menjawab tantangan/ keterbelakangan ini dengan memaksimalkan setiap dana pembangunan yang masuk ke desa antara lain : DPDK, PNPM R2PN dan PNPM-MP yang didukung dengan kegotongroyongan. Kami Saudaramu di Hili Serangkai siap mendukung dengan menyajikan data dan usul pembangunan prioritas, baik melalui SKPD Kabupaten maupun melalui NGO. Tuhan memberkati.
6. Tue, 02 January 2018 22:59:44 arrum medan arrumhrp@yahoo.com 36.76.175.246
ya'ahowu, saya arrum dari Medan. kebetulan jika memungkinkan saya ingin sekali mengajak teman2 dari medan untuk membuka kelas belajar di desa terpencil di nias. kelas yang saya maksud bukanlah sekolah formal, tetapi kelas non-formal untuk memberikan pendidikan kepada adik-adik kurang beruntung di desa terpencil di nias. mungkin ilmu yang kami pelajari di universitas bisa kami bagikan kepada adik-adik. jika ada yang bisa saya hubungi, boleh membalas email ini untuk membicarakan lebih lanjut. terimakasih/

First|Previous    Next|Last

Number of records = 6
Response:
Your Name:
City or Home Address:
Email:

Responlah dengan sopan, tidak kasar, tidak merusak nama baik pihak lain, bukan fitnah, atau tidak bersifat ancaman maupun caci-maki.

Hindari menanggapi topik / respon yang tidak layak atau tidak pantas sehingga tujuan si pembuat topik / respon tidak tercapai.

Hindari menggunakan nama samaran yang mengacu pada nama atau identitas orang lain.

2000-2008 NiasIsland.Com. All rights reserved.

The first version was launched on 9 Sept 2000