NiasIsland.Com Logo

www.NiasIsland.Com
Providing you with some information about Nias Island

  Kese-Kese (Discussion)
 
 

Thu, 18 October 2018 23:46:12 | Apepius Laia | LAHUSA GOMO
Amaedola (Pepatah) Ba Li Nono Niha28 Responses

 

Thu, 18 October 2018 23:42:44 | Victoria Alberto | Indonesia
RUANG ALUMNI SMU Sw. SANTU FRANSISKUS SIBOLGA1475 Responses

 

Tue, 16 October 2018 22:11:53 | Angga Annisa | JAWA
ALUMNI SMU N 1 LAHEWA DARI ANGKATAN PERTAMA SAMPAI ALUMNI AKHIR ZAMAN783 Responses

 

Tue, 16 October 2018 22:06:42 | Angga Annisa | JAWA
SUARA Dr. YASONA LAOLI DI NIAS HASiL PENGGELEMBUNGAN30 Responses

 

Tue, 16 October 2018 21:34:33 | Yetty Sunarsih | Indonesia
DIRGAHAYU RI Ke-661 Responses

 

Tue, 16 October 2018 21:31:46 | Yetty Sunarsih | Indonesia
Sumpah Pemuda & Kesatuan Masyarakat Nias Perantauan1 Responses

 

Tue, 16 October 2018 21:30:41 | Yetty Sunarsih | Indonesia
SARASEHAN Tema "PERANAN PEMUDA MEWUJUDKAN KEPULAUAN NIAS YANG MANDIRI PASCA PEMEKARAN"+ HIBURAN RAKY1 Responses

 

Tue, 09 October 2018 10:50:38 | Pangau | Sulawesi utara
JURNAL (PROPOSAL, SKRIPSI, MAKALAH DAN ARTIKEL-ARTIKEL)226 Responses

 

Thu, 04 October 2018 19:07:35 | solusi cepat kaya | madiun
Dapatkan pinjaman Anda sekarang dalam 48 jam21 Responses

 

Wed, 03 October 2018 21:38:58 | Linda Waruwu | Jakarta
TALAU FADAHO-DAHO BA LI NONO NIHA66 Responses

 

Wed, 03 October 2018 02:23:23 | Aldino edo kurniawan | Sumatera Selatan kota bat
KONTAK JODOH2460 Responses

 

Tue, 02 October 2018 09:00:15 | Ahmed Neni | London
KANTOR DPRD NIAS JADI ARENA PERJUDIAN PARA OKNUM DPRD47 Responses

 

Tue, 02 October 2018 09:00:01 | Ahmed Neni | London
Tanya@Putera _ Aktiviti NIAS_ Kelab Pengaturcara@program ming26 Responses

 

Tue, 02 October 2018 08:56:58 | Ahmed Neni | London
ALUMNI SMA. NEGERI 01 GUNUNGSITOLI-NIAS222 Responses

 

Tue, 02 October 2018 07:49:31 | Ahmed Neni | London
UCAPKAN SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU41 Responses

 

Sun, 30 September 2018 19:30:54 | Hafrinaldo | Kerinci
BERTAHAN HIDUP DI NIAS, YA BETERNAK BABI22 Responses

 

Fri, 28 September 2018 12:59:18 | hilda | indonesia
SEJARAH NAMA NIAS, GUNUNGSITOLI, TELUKDALAM DAN PULAU TELLO239 Responses

 

Fri, 28 September 2018 12:57:30 | hilda | indonesia
KOMUNITAS ANAK-ANAK MUDA NIAS YANG ADA DI JABOTABEK58 Responses

 

Thu, 27 September 2018 09:10:07 | Martha | martini
Kendaraan bermotor untuk penyandang cacat (tuna daksa)1 Responses

 

Mon, 24 September 2018 02:05:29 | PERINGATAN LASE | Nias selatan.
Binatang rabbiesssss!!!!

  Index | Add New Topic  
Wed, 24 December 2008 22:27:03 | Media, Gunungsitoli | IP: 124.81.1.226
2,196 KANTOR DPRD NIAS JADI ARENA PERJUDIAN PARA OKNUM DPRD 47 Responses
KANTOR DPRD NIAS JADI ARENA PERJUDIAN PARA OKNUM DPRD
3 Oknum DPRD diburu Buser dan 3 Ditangkap dan dimasukkan ke SEL Tahanan Polres Nias

Gunungsitoli, MEDIA.

Polres Nias melakukan penangkapan oknum Anggota DPRD Nias yang sedang berjudi di Gedung DPRD Kab Nias Sumatera Utara Rabu (24/12) pukul 14.00 wib, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Nias AKBP Albert Sampe Sitorus beserta Kasat Reskrim AKP R. Purba, Kabag Binamitra AKP A.E Telaumbanua, Kasat Intel AKP Ofonai’ő Gulő dan Tim Buser Kristian Zebua dan Rexton Sitompul. Ada 2 kelompok penjudi di mana kelompok judi pada meja ke 1 ditangkap 2 orang Oknum Anggota DPRD Nias yaitu Orudugő Halawa (Golkar), Ibelala Waruwu (PDI-P) dan 3 melarikan diri yaitu Pidaman Nazara (Partai Pelopor), Armansyah Harefa ( PPD) Baziduhu Gőri (PDS) dan sekarang dalam pengejaran Tim Buser Polres Nias, sedangkan di meja ke 2 ditangkap Dalifati Ziliwu Oknum Ketua KNPI dan Anggota DPRD Nias (PSI), Kharisman Lase (PNS), Buala Zebua (PNS) dan dua orang staf Honorer di DPRD Nias.Barang bukti 4 Set Kartu Joker dan uang Rp. 265.000,-

Penangkapan ini didasari perintah langsung Kapolda Sumatera Utara kepada Kapolres Nias atas dasar informasi dari masyarakat. Beberapa bulan sebelumnya Polres Nias telah mendengar bahwa gedung DPRD Nias selalu dijadikan tempat perjudian para oknum anggota DPRD. Kapolres Nias AKBP Alber Sampe Sitorus berharap agar yang melarikan diri segera menyerahkan diri ke Polres Nias.

Para Rekan-rekan dan Saudara para Oknum DPRD yang ditangkap ini hilir-mudik di Polres Nias berusaha mencoba membantu untuk mengeluarkan mereka. (Media)

KESE-KESE belum tentu berisi diskusi ilmiah atau mengandung kebenaran universal (tergantung pada opini pribadi masing-masing). Jadi pembaca harus bijaksana memilah-milah mana yang benar dan mana yang tidak.

KAMI memiliki hak (bukan kewajiban) meng-edit bahkan menghapus Kese-Kese yang menurut kami tidak layak.

ISI serta akibat atau pengaruh Kese-Kese adalah di luar tanggung jawab NiasIsland.Com.

PEMBACA harus telah menyetujui semua klausa di atas sebelum berselancar di halaman KESE-KESE.

First|Previous     Next| Last

Pick Date
No Resp-Time Resp-by Address Email IP
1. Wed, 24 December 2008 23:34:53 bunderan medan kbunderan@gmail.com 81.97.207.108
heheheh, akhirnya ketahuan juga belangnya. Dasar penjudi, mau jadi anggota DPRD, mau tidak, tingkahnya memang memalukan. Jangan pilih lagi mereka! Ayo Pak Polisi, masih ada lagi yang kabur, tangkap aja. Biar kapok sekalian.
2. Wed, 24 December 2008 23:47:19 Haogo Bate'e, SH(A. Enjel B) Cilegon niasbatee_clgn@yahoo.com 125.160.196.243
Sudah saatnya Supremasi Hukum ditegakkan di Nias
Bravo Polres Nias, musnahkan budaya judi di Nias.
Diawali dari mereka yang patut dicontoh tapi berbuat tidak benar

Duit hasil korupsi (?)
dipakai judi
ditangkap polisi
kabur berlari
jadi biri-biri (domba- alias DPO)
3. Thu, 25 December 2008 09:42:14 waruwu T.dalam tobat@yahoo.com 125.162.0.28
Barangkali beberapa dari mereka ada fotonya di pinggir Jalan. bertobatlah...
4. Thu, 25 December 2008 13:34:09 andre giawa medan andre_giawa@yahoo.com 222.124.200.130
woiiiiiiiiii
jgn asal ngomong!!!!
buktikan dulu.. klo memang gedung DPRD digunakan sebagai t4 perjudian!!!!
5. Thu, 25 December 2008 14:01:50 Sejos Zega Medan semzeg@yahoo.co.id 125.165.114.136
Wah....... Luar Biasa!!!! Tapi memalukan deh.... masa anggota DPRD Nias main judi. Ah.... Jangan-jangan para wakil rakyat ini habiskan uang negara untuk main judi.

Nama Nias tercoret di muka Dunia!!!!!

Selamat kepada Pak Kapolres Nias.... Maju Terus dalam Menegakkan keadilan dan kebenaran, berantas terus kejahatan di Nias tercinta, Tuhan menyertai Polisi Nias> Percayalah!!!!!

Hai orang-orang yang masih di kuasai keinginan daging bertobatlah sebelum masa yang paling sukar datang...!!!!
6. Thu, 25 December 2008 14:56:56 Damai Saombo - Gunungsitoli d.saombo@yahoo.com 125.162.7.102
Buat Nomor 4, aku ingin tanggapi : Berita diatas mengatakan Kapolres Nias memimpin menangkapan pemain judi di kantor DPRD Nias. Terbukti ada yang lari dan ada yang ditangkap, sekarang sedang disel ditahanan POLRES. Apakah ini bukan merupakan bukti. Waduh, sayang anda berkomen demikian. Menurut saya sebetulnya bukan lagi oknum yang ditangkapi itu tetapi anggota DPRD Nias ditangkap karena bermain judi, ini yang benar beritanya. Alasannya mereka sebagai anggota DPRD ditangkap di kantor DPRD pada jam dinas. Selamat Natal.
7. Thu, 25 December 2008 15:27:10 SANTI Fodo Gunungsitoli Selatan sntimia@yahoo.com 125.162.39.54
Kok info yang dapat duluan bapak Kapolda dan baru ditelfon ke Pak Kapolres Nias untuk ditangkap ? Berarti selama ini Polres Nias Tutup mata atau apa ya ?
Bravo Buat POLISI dan Bapak KAPOLDA SUMATERA UTARA.
8. Thu, 25 December 2008 16:22:18 Ga'atalu XL-Gone lihat IP manawa_dano@yahoo.com 125.160.210.243
Salut, berita ini dari kemarin sudah masuk detik.com, dibaca dunia
Pasal 303 KUHP. Ancaman hukuman 10 tahun

Satu hal yang saya minta kepada Bapak Ka Polres Nias,
Mohon penanganan yang semestinya sesuai dengan aturan hukum acara pidana. Moment ini biarlah menjadi awal mula gerakan operasi penyakit masyarakat di Nias, termasuk pelacuran terselubung.

Mohon juga agar penegakkan hukum dan disiplin di internal institusi ditegakkan agar wibawa Polri serta kepercayaan atas kinerja Polri selalu berada pada tempat yang semestinya. Judi kartu oknum anggota Polri sering terlihat masyarakat, kan engga adil kalau oknum masyarakat yang sedang judi ditangkap sementara 'yang nangkap' habis main judi juga. Mohon maaf, tapi penegakkan hukum harus segera dilakukan agar Nias TIDAK MENJADI negri bar-bar (bebas judi, bebas prostitusi, gampang ngilangin nyawa orang, bebas korupsi)
Kami sangat mendukung langkah Bapak Ka Polres Nias. Kami mengerti bahwa ini akan banyak hambatan bahkan cemoohan karena mungkin trauma historis tindakan oknum anggota Polri yang selama ini yang hanya mencari-cari kesalahan masyarakat tapi akhirnya uud juga. Tolong pak, agar Nias tidak jadi negri bar-bar.

Terimakasih, Maju Polri - Pelindung, Pengayom dan Pelayan masyarakat
9. Thu, 25 December 2008 16:50:20 DetikNews Detik redaksi@detiknews.com 125.162.39.54
Rabu, 24/12/2008 22:56 WIB
Anggota DPRD Nias Ditangkap Saat Main Judi
Khairul Ikhwan - detikNews

(Ilustrasi/detikcom) Medan - Tujuh orang ditangkap saat bermain judi di dalam Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nias, Sumatera Utara, Rabu (24/12/2008). Tiga di antaranya, anggota dewan. Seluruh tersangka kini mendekam di tahanan Markas Polres Nias, di Gunung Sitoli.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, penangkapan para tersangka dipimpin langsung Kapolres Nias AKBP Albertus Sitorus, pada Rabu siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Penangkapan itu bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas para anggota dewan di sana yang kerap bermain judi. Saat penyergapan, polisi menemukan ada dua kelompok yang tengah asyik berjudi di ruangan berbeda.

Di ruang pertama, lima orang sedang berjudi yang seluruhnya anggota dewan. Namun yang berhasil ditangkap hanya tiga orang yang seluruhnya anggota dewan.

Masing-masing adalah Orudugo Halawa yang merupakan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Nias dan Sekretaris Partai Golkar Nias, kemudian Ibelala Waruwu dari Fraksi PDI Perjuangan dan Dalifati Ziliwu dari Partai PSI yang juga Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia, Nias.

Sementara dua anggota dewan lainnya berhasil melarikan diri. Mereka diidentifikasi sebagai Pidaman Nazara dan Armansyah Harefa dari Fraksi Pelopor.

Di ruangan kedua, polisi menangkap lima orang yang sedang bermain judi. Namun polisi hanya berhasil menangkap empat di antaranya yang seluruhnya merupakan staf di sekretariat DPRD Nias, yakni Zendambowo Zendrato, Sinema Zebua, Alvian Lase dan Christian Laoli.

Sementara seorang tersangka lainnya berhasil meloloskan diri, yakni Bazisokhi Gori, juga anggota DPRD dari Fraksi Rakyat Bersatu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Nias AKP RA Purba menyatakan kepada wartawan, barang bukti yang berhasil ditemukan dari para tersangka, berupa tiga set kartu remi dan uang senilai Rp 255 ribu.

Hingga kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka. Sementara kepada para tersangka yang melarikan diri diminta untuk menyerahkan diri.

“Jika tidak, akan dilakukan upaya paksa,” kata Purba.

(rul/nwk)
10. Thu, 25 December 2008 17:35:10 Sabar Ch. Zendrato Bandung s.zendrato@yahoo.com 125.160.239.220
M.emalukan memang. Apalagi tempat main judinya di tempat terhormat. Inikah "Kado Natal" yang diberikan para wakil rakyat dari beberapa Partai, disitu juga ada anggota DPRD dari PDS, partai berbasis Kristen yang sering diplesetkan Partai Dari Surga. Wach, saya tidak bisa omong lagi, dech. Nanti dikirain aku berpolitik praktis he he he. Salut buat Kapolres Nias beserta staf. Ya'ahowu Fanorotodo Fa'atumbu Duada Yesu 2008 ba Dofi Sibohou 2009.
11. Thu, 25 December 2008 18:12:12 Yuli Zega Jakarta yulizeg@yahoo.com 118.136.29.137
TERKURTUKLAH anggota DPRD yang seperti ini....
Anda dipilh untuk memberi contoh yang baik, bukan contoh yang jelek.......
Sekedar informasi : sebenarnya masih ada lagi anggota / staff DPRD yang hobinya BERJUDI....Tolong POLRES Nias lebih agresif lagi...

Untuk Bpk Kapolres...Lain kali lebih tanggaplah..Masak pimpinan anda yang duluan tahu baru anda...Atau..ANDA SUDAH TAHU TAPI TIDAK MAU TAHU..????
TERKUTUK jugalah anda kalau anda memang begitu....

Maaf kalau anda semua tersinggung...Tapi ini dari hati nurani saya.
Terimakasih....
13. Thu, 25 December 2008 20:01:56 adri tangerang adrianus_mendrofa@yahoo.com 125.162.126.165
memalukan........, ono niha lagi,,,,,,dasar tidak tahu diri, anda bukan wakil rakyat walau status anda wakil rakyat
14. Fri, 26 December 2008 11:49:16 Elifati Zebua Gunungsitoli, Nias e.zebua@yahoo.com 125.162.14.193
Untuk Nomor 9, he bos, Dalifati Ziliwu itu bukan hanya ketua DPD KNPI Kab.Nias, tetapi beliau itu banyak sekali jabatannya yang lain : KETUA PEMUDA KATOLIK DEKANAT NIAS, DOSEN IKIP GUNUNGSITOLI, saya dengar lagi KETUA POLISI MASYARAKAT (POLMAS) KABUPATEN NIAS, dan berapa jabatan penasehat dalam organisasi masyarakat.
15. Fri, 26 December 2008 12:59:15 ndraha cs jakarta kristiann_1975@yahoo.com 118.137.255.108
sayang sekali ya kantor pemerintah dijadikan tempat perjudian...boz anda dipilih rakyat untuk rakyat bukan untuk bermain judi....karna gajinya udah gede ya..?mending bantu orang susah boz....itulah akibatnya klo jadi ANGGOTA DEWAN karna ada duit...TUNJUKAN DONK INTELEKMU ITU...klo ga bisa mikir dan klo ente bodoh jangan jadi wakil rakyat boz...harapan saya kpd warga nias jgn liat orangnya...tapi tolong liat kwalitasnya apkah layak jadi wakil rakyat ato tidak.trims ya"ahowu!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
16. Fri, 26 December 2008 16:42:45 Eliver Jhony de Dexter Ziliwu Surabaya ejhonydedexter@yahoo.com 202.137.7.234
Untuk Dalifati......
He Bos,...hana ndaugo kawan???
aekhu o badogi goi he...

saya sebagai salah seorang pendukungmu pada tahun kemarin merasa sangat menyesal...atas perbuatanmu..MEMALUKAN !!!!!!!!.........
Aila mano ita obe'e...!!!

saya Jhony (banuamo yai)....
Lau bale taha mano khoda ua....
17. Fri, 26 December 2008 19:57:47 Tina Jakarta harefatina@yahoo.co.id 125.161.210.120
To : Dalifati Ziliwu

Wah... ketahuan deh sekarang...
Malu-maluin alumni SMA Negeri 2 nih.....
Tapi gak ada kata t'lambat untuk bertobat...
Semoga kejadian ini ada hikmatnya. Okey,
tetep semangat! GB...
18. Fri, 26 December 2008 20:08:55 enrico medan enricoalfonsiusgee@yahoo.com 125.162.46.114
aya sangat kesal pada pemerintahan Niasw yang mana Kantor DPRD saja dijadikan arena perjudian ini sangat memalukan di muka bumi INDONESIA tercinta.untuk itu saya berharap agar para pakar Politisi BUSUK itu di hukum sesuai undang undang
19. Sat, 27 December 2008 22:58:29 Ga'atalu XL-Gone lihat IP manawa_dano@yahoo.com 125.160.208.77
MOHON INFORMASI.....

Apakah Polres Nias memperlakukan para tersangka judi DPRD Nias berbeda tersangka lain dalam perkara yang sama ???
Apakah Para tersangka sudah dibebaskan atau ditangguhkan ???

Penyidikan secara Profesional seharusnya dapat membuat terang tindak pidana tidak hanya dengan mengandalkan petunjuk yang muncul dari jumlah kartu dan faktor belum disitanya uang dari tangan penjudi. Alat bukti petunjuk dapat didapat dari olah TKP, persesuaian keterangan saksi (dan saksi mahkota) berikut keterangan tersangka yang menyatakan tentang permaianan judi yang mereka lakukan.
Alat Bukti sesuai pasal 184 ayat (1) KUHAP sudah jelas dan Penyidik cukup menyediakan setidak-tidaknya 2 alat hukti saja kasus tersebut sudah bisa maju ke JPU.
Jadi, menurut saya penyidikan atas kasus tersebut kalau dilakukan dengan sungguh-sunguh maka semua mereka yang ada dalam ruangan tersebut dapat dikenai pidana dan tidak ada alasan untuk membebaskan mereka dari jerata hukum. Semua kembali kepada itikad polisi !!! Jika fakta-fakta 'dipelintir' kemudian hasil pelintiran fakta tersebut dijadikan alasan untuk membebaskan mereka dari jeratan hukum, maka saya sebagai warga Nias sangat menyayangkan andai hal itu terjadi.
Namun demikian, saya sangat percaya dalam kepemimpinan Kapolres Nias sekarang ini hal itu tidak terjadi. Saya sangat yakin Pak Kapolres dapat membantah tekanan-tekanan baik dari segi politik maupun oknum pejabat (Internal institusi, dll) yang menjadi 'calo pembebas' para pesakitan judi tersebut.

Proses penangguhan memang hak Penyidik namun demikian tentu harus melihat pertimbangan bahwa barang bukti masih ada sebagian yang belum ditemukan dan juga masih ada sebagian tersangka dalam pencarian, DPO (info terakhir), sehingga menurut saya : merupakan keputusan yang salah jika para tersangka ditangguhkan penahanannya mengingat faktor subjektif dalam ketentuan penangguhan masih belum terpenuhi. Mengapa, kekhawatiran menghilangkan Barang bukti dan larinya tersangka atau menyulitkan penyidikan menjadi faktor 'harusnya' ditolak permohonan penangguhan penahanan atas para tersangka. Ini juga menyangkut penilaian masyarakat atas kerja Polres Nias, apakah ini pesanan karena trik perang politik/kepentingan tertentu atau hanya 'uud' (maaf) atau memang benar-benar untuk penegakkan hukum.

Disisi lain, hal ini menjadi tolok ukur profesionalisme Polres Nias dan juga sudah menjadi berita Nasional yang menurut saya ada nilai Plus terhadap sosok Kapolres dan kasat serse dalam meniti karir. Saya berharap, perkara ini dilanjutkan agar masyarakat dapat mengambil memahami bahwa hukum tidak pandang bulu.
Jangan karena janji akan ada madu setitik (atau segelas), proses penanganan atas kasus ini menjadi tidak jelas.

Mohon semua pihak menilai dan memperhatikan secara seksama proses hukum terhadap para tersangka yang telah membuat malu nama Nias di dalam negeri.

Mohon maaf, bukan maksud saya menggurui namun semua demi Perubahan Nias. Jujur, kami masih ada sedikit keraguan akan keseriusan penanganan kasus ini, mohon kami diberikan bukti kerja yang serius... Kiranya keraguan kami tersebut dapat kami buang sejauh-jauhnya karena bukti pelaksanaan tugas yang sungguh-sungguh dari Polres Nias.

Terimakasih, Ya'ahowu
Selamat natal dan Tahun Baru
20. Sun, 28 December 2008 11:44:56 Arif Banda Aceh arf-ba@yahoo.com 202.152.35.116
Saya sangat setuju bila kasus ini dilimpahkan ke Pengadilan, biar semua tahu bahwa tidak ada yang kebal hukum. Tapi beranikah Kepolisian dan Kejaksaan untuk meneruskan kasus ini? Jangan-jangan setelah dapat uang sogok dari para pelaku, kasus ini didiamkan saja.
21. Sun, 28 December 2008 13:29:01 Ato hulu Gunungsitoli atos@yahoo.com 202.3.213.130
Untuk informasi, apa yg kita kwatirkan atas kasus judi yg menimpa pejabat di daerah nias memang benar2 terjadi. Tgl 26 kemarin semua tersangka sudah berkeliaran diluar alias ditangguhkan dgn status wajib lapor, tentu hal ini kita sayangkan sebab selama 2 tahun ini rumah rakyat kita di nias telah dijadikan arena judi oleh sebagian besar oknum2 wakil kita. Pantas saja apa yg menjadi aspirasi rakyat kita selama ini hanya di salurkan d meja judi d gedung rakyat yg terhormat ini,

First|Previous     Next| Last

Number of records = 47
Response:
Your Name:
City or Home Address:
Email:

Responlah dengan sopan, tidak kasar, tidak merusak nama baik pihak lain, bukan fitnah, atau tidak bersifat ancaman maupun caci-maki.

Hindari menanggapi topik / respon yang tidak layak atau tidak pantas sehingga tujuan si pembuat topik / respon tidak tercapai.

Hindari menggunakan nama samaran yang mengacu pada nama atau identitas orang lain.

©2000-2008 NiasIsland.Com. All rights reserved.

The first version was launched on 9 Sept 2000