NiasIsland.Com Logo

www.NiasIsland.Com
Providing you with some information about Nias Island

  Kese-Kese (Discussion)
 
 

Wed, 23 January 2019 14:33:32 | ALEXANDER | all city
Dapatkan pinjaman Anda sekarang dalam 48 jam81 Responses

 

Wed, 23 January 2019 14:14:33 | Eben | Haezer
Cari rumah Kontrakan di Kota Gunungsitoli1 Responses

 

Mon, 21 January 2019 13:41:00 | Smender | Kisaran
YANG TIDAK PERLU DITIRU DARI KARAKTER ORANG NIAS62 Responses

 

Sun, 20 January 2019 11:32:01 | Lamhotmauli nainggolan | Pasir pangarayan pekan
BASIS GAAT (Gabungan Alumni Anak Teknik) SMK PEMBDA NIAS54 Responses

 

Fri, 18 January 2019 23:48:31 | Queen Lisa Efendi | Jarkatar
SUARA Dr. YASONA LAOLI DI NIAS HASiL PENGGELEMBUNGAN33 Responses

 

Fri, 18 January 2019 01:00:56 | A.lucu. | Mari gulo
Amaedola (Pepatah) Ba Li Nono Niha29 Responses

 

Thu, 17 January 2019 03:44:11 | Fatma Wati | jarkata
ALUMNI SMU N 1 LAHEWA DARI ANGKATAN PERTAMA SAMPAI ALUMNI AKHIR ZAMAN784 Responses

 

Mon, 14 January 2019 22:09:20 | Bill Johnson | New York City
LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) ALIANSI GERAKAN ANTI KORUPSI INDONESIA (AGAKI)3 Responses

 

Sun, 06 January 2019 04:26:02 | Mrs Gloria S | Ohio
Jangan Tertiupu...WASPADALA HHHH......( Toko Emas )7 Responses

 

Sat, 05 January 2019 22:57:50 | e32ddf1e | e32ddf1e
TIKET PESAWAT WINGS TUJUAN NIAS MENJELANG NATAL MAHAL BANGET2 Responses

 

Fri, 04 January 2019 19:50:52 | danadani | danadani22061@gmail.com
Apakah Nias Semakin Maju?23 Responses

 

Fri, 04 January 2019 02:36:22 | Robbi | Indonesia
Tanya@Putera _ Aktiviti NIAS_ Kelab Pengaturcara@program ming28 Responses

 

Thu, 03 January 2019 01:19:33 | Aditya Aulia | Indonesia
DIRGAHAYU RI Ke-662 Responses

 

Thu, 03 January 2019 01:17:53 | Aditya Aulia | Indonesia
Sumpah Pemuda & Kesatuan Masyarakat Nias Perantauan2 Responses

 

Wed, 02 January 2019 22:42:12 | Ipon | Sukabangun 2
Bagaimana Pendapat anda Tentang DR. Fakhili Gulo?49 Responses

 

Thu, 27 December 2018 09:03:29 | danadani | danadani22061@gmail.com
Artis Sinetron Asal Nias90 Responses

 

Thu, 27 December 2018 00:03:33 | Jessica owen | USA CALIFONIA
Dibutuhkan Nama Pemegang Mandat GMN Kota GS, Nias, Nias Barat dan Nias Utara4 Responses

 

Mon, 24 December 2018 11:13:10 | Widya Okta | Indonesia
UCAPKAN SALAM NATAL DISINI: (YA'AHOWU WANUNU FANDRU 25 DES'2003 BA DOFI SIBOHOU 1 JANUARI 200301 Responses

 

Fri, 21 December 2018 08:35:40 | rius laia | jakarta
Asal muasal enek moyang orang NIAS dari mana231 Responses

 

Thu, 20 December 2018 00:59:56 | Halawa | Nias
Guna-guna, ke dukun dan ilmu hitam bagi orang Nias10 Responses

  Index | Add New Topic  
Sat, 28 May 2011 07:33:31 | Guru Nias, Hiliweto | IP: 210.79.216.21
3,965 Bagaikan Telur di Ujung Tanduk : Upaya untuk Mempertanyakan Bagaimana Nasib Guru-guru yang sedang Mengikuti “Pendidikan Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan (PSKGJ)” Kerjasama Dinas Pendidikan Kabupaten Nias dengan UNIMED Medan 1 Responses
Dengan penuh kerendahan hati, kami memohon webmaster atau pun administrator www.niasisland.com untuk tidak menghapus topik ini, karena sangat penting untuk dibahas dan dicarikan solusi terbaiknya. Sekali lagi, kami memohon dengan sangat kepada administrator website ini untuk tidak menghapusnya. Anda akan memperoleh berkat banyak kalau tetap menyimpan dan menyajikan topik ini daripada menyajikan topik-topik yang sebenarnya tidak begitu penting.

Tentu kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Nias, dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Nias atas inisiatif dan kerjasama yang telah dibangun dengan pihak Universitas Negeri Medan (UNIMED) untuk menyelenggarakan “Pendidikan Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan (PSKGJ)”, karena program ini sangat menolong dalam upaya peningkatan sumber daya manusia di Pulau Nias, baik sumber daya para guru sendiri, maupun sumber daya anak-anak Nias yang nantinya menerima pengajaran dari guru-guru yang telah mengikuti program pendidikan ini. Sejak tahun 2009 program pendidikan ini sudah berjalan dengan lancar dan baik, sekali pun di tengah jalan mengalami perpindahan tempat pelaksanaan perkuliahan, dari gedung SMU Negeri 3 Gunungsitoli ke SMU Negeri 1 Hiliweto Gidő. Hal yang sekali lagi patut diapresiasi, disyukuri dan diucapkan terima kasih secara khusus kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Nias adalah bahwa pembiayaan perkuliahan tidak dibebankan kepada guru peserta program pendidikan ini, tetapi dibebankan pada anggaran daerah yang kemudian terdengar informasi bahwa pembiayaan ini berasal dari anggaran nasional (APBN). Walaupun demikian, entah dari APBD atau pun dari APBN, yang jelas biaya pelaksanaan program pendidikan ini dari awalnya TIDAK dibebankan kepada para guru peserta program pendidikan. Ini sudah diinformasikan dan ditegaskan dari awal, bahkan kesepakatan antara guru peserta program dengan pihak penyelenggara telah dibuat, sampai Kepala Sekolah di sekolah masing-masing harus mengizinkan anggotanya (para guru) untuk mengikuti kegiatan perkuliahan sesuai dengan jadwal, yang biasanya dilaksanakan pada hari Kamis sampai hari Sabtu. Luar biasa bukan?
Seiring dengan perjalanan waktu, program ini juga berjalan maju, hubungan UNIMED dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Nias berjalan harmonis, para guru peserta program pendidikan juga dengan penuh semangat tetap mengikuti rangkaian kegiatan perkuliahan. Tapi, ada hal yang aneh pada tahun 2011 ini, yaitu bahwa kegiatan perkuliahan baru mulai dilaksanakan pada minggu ke-4 bulan Mei 2011, bulan-bulan sebelumnya OFF. Awalnya belum jelas alasan mengapa bisa begitu, tetapi kemudian terdengar informasi-informasi yang bisa mengancam keberlangsungan program pendidikan ini:
1) Pihak UNIMED, dalam hal ini para dosen yang didatangkan dari Medan, memberitahukan bahwa tidak ada lagi dana/subsidi/beasiswa dari dan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Nias, dan oleh karena itu “sebaiknya” mahasiswa (dalam hal ini para guru peserta program) membayar sendiri biaya perkuliahan mulai semester ini, sampai pihak UNIMED "memaksa" peserta program untuk menandatangani pernyataan siap membayar biaya perkuliahan tanpa diketahui oleh pihak Dinas Pendidikan. Kalau tidak maka tidak akan ada lanjutan perkuliahan, alasannya jelas: UNIMED butuh dana, terutama untuk para tenaga pengajar (dosen). Tidak tanggung-tanggung, ada dosen Pendidikan Agama Kristen yang dengan beraninya memberitahukan bahwa para peserta program di Nias Selatan sudah membayar biaya perkuliahan mereka, padahal setelah dicari tahu ke Nias Selatan mereka sama sekali belum membayarnya. Bayangkan, seorang Dosen Agama yang seharusnya menjadi teladan, malah tanpa takut dan tidak tahu malu berani berbohong, nah apalagi dosen-dosen yang lain.

2) Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Nias (walaupun belum secara resmi mengeluarkan pernyataan) mengakui bahwa ada kendala dalam hal pembiayaan program pendidikan ini, tetapi tidak jelas apa kendala dimaksud. Berikut informasi-informasi yang masih harus dicari tahu kebenarannya:
- Ada informasi yang mengatakan bahwa telah terjadi kesalahan pemberian pos anggaran. Ada dua program yang saat ini sedang ditangani oleh Dinas Pendidikan, yaitu program pendidikan UT dan program PSKGJ ini; tentunya anggaran untuk program PSKGJ ini lebih besar, tapi ternyata pos anggaran yang dialokasikan untuk program PSKGJ lebih kecil dibanding dengan program UT, alias tukar tempat. Kalau ini yang terjadi, maka perlu ada revisi anggaran, dan kemungkinan tidak akan ada masalah yang terlalu sulit.

- Ada informasi yang mengatakan bahwa pihak UNIMED pada masa-masa awal program ini dilaksanakan selalu koordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Nias, maksudnya mereka selalu menyampaikan laporan; tetapi beberapa bulan kemudian pihak UNIMED berjalan sendiri tanpa merasa harus koordinasi atau melapor ke Dinas Pendidikan Kabupaten Nias. Tentu, pihak Dinas Pendidikan – yang memang pihak penyelenggara – merasa tersinggung. Jadi, pihak Dinas Pendidikan sengaja membiarkan pihak UNIMED jalan sendiri dengan asumsi bahwa toh pada akhirnya nanti akan ada masalah, biar pihak UNIMED yang sangat arogan ini tahu rasa, mereka perlu diberi pelajaran, padahal sesungguhnya para guru kitalah yang menjadi korban, apalagi kalau alasan tidak koordinasi atau tidak melapor itu ada hubungannya dengan LAPORAN UANG PELICIN. Kalau begini yang terjadi maka mungkin KPK harus turun gunung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Nias, sekaligus menyelidiki para dosen UNIMED yang selama ini “memaksa” para peserta program untuk diajak jalan-jalan dan makan-makan gratis (sebab yang membayar adalah para mahasiswa/guru peserta program).

- Ada juga informasi yang mengatakan bahwa dana untuk pembiayaan program ini belum cair, baru nanti pada bulan Oktober tahun 2011 ini, tetapi pihak UNIMED tidak sabar menunggu, malah mengancam akan menghentikan semua kegiatan perkuliahan dengan tidak mendatangkan dosen dan tidak melaksanakan kegiatan-kegiatan akademik, atau para peserta program harus membayar biaya perkuliahan sendiri. Nah, kalau benar bahwa dananya baru cair bulan Oktober 2011, maka persoalannya terletak pada pihak UNIMED. Kesannya adalah bahwa pihak UNIMED ini (yang bisa dilihat dari sikap, perilaku, gaya dan kata-kata para dosen yang didatangkan dari UNIMED) sangat arogan dengan ancaman-ancamannya, belum lagi kata-kata mereka yang mendiskreditkan masyarakat Pulau Nias, seolah-olah merekalah yang paling hebat di dunia ini, sedangkan masyarakat Nias itu kelas rendahan. Saya rasa ini adalah pelecehan bagi masyarakat Nias, dan karenanya para dosen itu harus diberhentikan/diusir dari Pulau Nias ini dan tidak perlu datang lagi ke Pulau Nias. Mereka seharusnya memberikan contoh bagaimana sikap seorang dosen yang notabenenya adalah pendidik, yang saling menghargai kemanusiaan manusia, bukan justru melecehkan, mendiskreditkan, menghina dan membunuh karakter para guru peserta program PSKGJ. Secara tidak langsung sikap mereka ini juga telah menginjak-injak kewibawaan pemerintah Kabupaten Nias, dalam hal ini Dinas Pendidikan. Atau kita boleh saja “curiga” bahwa jangan-jangan dosen yang dikirim ke Nias ini adalah dosen-dosen yang sebenarnya tidak layak pakai di program reguler di UNIMED Medan tapi mereka sok hebat di Nias ini untuk menutupi ke-tidak-layak-kan mereka. Atau bisa jadi, pihak manajemen UNIMED Medan mendapatkan informasi yang kurang lengkap dari dosen-dosen yang dikirimnya ke Nias, sehingga pembiaran seolah-olah terjadi di sini. Ah, pusinglah dengan curigation ini!

3) Apapun alasannya, apapun kebenaran informasinya, kalau program ini macet atau malah berhenti di tengah jalan, maka yang menjadi korban adalah masyarakat Pulau Nias, karena dengan berhentinya program ini maka upaya peningkatan sumber daya manusia juga mengalami hambatan, belum lagi kerugian materi, tenaga dan daya yang telah dikorbankan selama ini. Jadi, bagaimanakah nasib guru-guru kita ini? Haruskah mereka berhenti di tengah jalan? Haruskah mereka membayar biaya perkuliahan sedangkan honor mereka (GTT) tidak mencukupi kecuali kalau mereka tidak makan? Haruskah Dinas Pendidikan Kabupaten Nias sebagai penyelenggara berpangku tangan saja dan malah menjadi bagian dari masalah ini? Haruskah pihak UNIMED bertahan dalam arogansinya dan melupakan jati dirinya sebagai lembaga pendidikan yang seharusnya dicontoh?

HARUSKAH?

KESE-KESE belum tentu berisi diskusi ilmiah atau mengandung kebenaran universal (tergantung pada opini pribadi masing-masing). Jadi pembaca harus bijaksana memilah-milah mana yang benar dan mana yang tidak.

KAMI memiliki hak (bukan kewajiban) meng-edit bahkan menghapus Kese-Kese yang menurut kami tidak layak.

ISI serta akibat atau pengaruh Kese-Kese adalah di luar tanggung jawab NiasIsland.Com.

PEMBACA harus telah menyetujui semua klausa di atas sebelum berselancar di halaman KESE-KESE.

First|Previous    Next|Last

Pick Date
No Resp-Time Resp-by Address Email IP
1. Wed, 12 December 2018 12:01:28 Widya OKta Indoensia widyaokta750@gmail.com 197.210.54.60
Saya Widya Okta, saya ingin bersaksi pekerjaan Tuhan yang baik dalam hidup saya untuk orang-orang saya yang mencari pinjaman di Asia dan bagian lain dari kata itu, karena ekonomi yang buruk di beberapa negara.
Apakah mereka mencari pinjaman di antara Anda? Maka Anda harus sangat berhati-hati karena banyak perusahaan kredit palsu di internet, tetapi mereka masih asli sekali di perusahaan pinjaman palsu. Saya telah menjadi korban penipuan pemberi pinjaman 6 kredit, saya kehilangan banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan mereka.

Saya hampir mati dalam proses karena saya ditangkap oleh orang-orang dari hutang saya sendiri, sebelum saya dibebaskan dari penjara dan seorang teman saya yang saya jelaskan situasi saya kemudian memperkenalkan saya kepada perusahaan pinjaman yang dapat diandalkan yaitu SANDRAOVIALOANFIRM. Saya mendapatkan pinjaman saya sebesar Rp900.000.000 dari SANDRAOVIALOANFIRM pada tingkat rendah 2% dalam 24 jam yang saya terapkan tanpa tekanan atau stres. Jika Anda membutuhkan pinjaman, Anda dapat menghubungi dia melalui email: (sandraovialoanfirm@gmail.com)

Jika Anda memerlukan bantuan dalam proses pinjaman, Anda dapat menghubungi saya melalui email: (widyaokta750@gmail.com) dan beberapa orang lain yang juga mendapatkan pinjaman mereka, Mrs. Jelli Mira, email: (jellimira750@gmail.com). Yang saya lakukan adalah memastikan saya tidak pernah membayar pembayaran cicilan bulanan seperti yang disepakati dengan perusahaan pinjaman.

Jadi saya memutuskan untuk membagikan karya baik Tuhan melalui SANDRAOVIALOANFIRM, karena dia mengubah hidup saya dan keluarga saya. Itulah alasan Tuhan Mahakuasa akan selalu memberkatinya.

First|Previous    Next|Last

Number of records = 1
Response:
Your Name:
City or Home Address:
Email:

Responlah dengan sopan, tidak kasar, tidak merusak nama baik pihak lain, bukan fitnah, atau tidak bersifat ancaman maupun caci-maki.

Hindari menanggapi topik / respon yang tidak layak atau tidak pantas sehingga tujuan si pembuat topik / respon tidak tercapai.

Hindari menggunakan nama samaran yang mengacu pada nama atau identitas orang lain.

©2000-2008 NiasIsland.Com. All rights reserved.

The first version was launched on 9 Sept 2000