NiasIsland.Com Logo

www.NiasIsland.Com
Providing you with some information about Nias Island

  Kese-Kese (Discussion)
 
 

Sun, 26 March 2017 18:17:25 | hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.Ulunoyo Nias Se
Apa yang dapat saya lakukan untuk Nias18 Responses

 

Fri, 24 March 2017 16:36:36 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa Kec.Ulunoyo Nias Se
Artis Sinetron Asal Nias81 Responses

 

Wed, 22 March 2017 12:16:10 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa Kec.Ulunoyo Nias Se
Bisnis Judi Eksklusif Sebagai Solusi Percepatan Pembangunan di Pulau Nias34 Responses

 

Wed, 15 March 2017 20:19:08 | Williampoils |
Не идут продажи с сайта?

 

Tue, 14 March 2017 03:57:59 | Mr Fredrick | alle
Buat kamu yang merasa Alumni SMK BNKP Gunungsitoli106 Responses

 

Sun, 12 March 2017 23:30:58 | hetiaro buulolo | Amorosa kec.Ulunoyo Nias Selatan
YANG TIDAK PERLU DITIRU DARI KARAKTER ORANG NIAS25 Responses

 

Sat, 11 March 2017 20:54:31 | Galensoymn |
Частные клиники могут лечить вас практически за копейки

 

Fri, 10 March 2017 21:52:08 | Hendi novarlin hia | Surabaya
Kapan Kepulauan Nias Jadi Provinsi9 Responses

 

Tue, 07 March 2017 23:13:58 | BrandonSoogs |
Хотите начать SEO продвижение?

 

Sun, 19 February 2017 16:15:22 | michael | OHIO
IDE GILA BUPATI NIAS SELATAN, UNTUK MEMAJUKAN INDUSTRI PARIWISATA DI PANTAI SORAKE.86 Responses

 

Sat, 11 February 2017 12:18:46 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.Ulunoyo Nias
DIDUGA KAPOLSEK LOLOWAU LINDUNGI PENCURI DAN PELAKU PENGERUSAKAN3 Responses

 

Sat, 28 January 2017 22:09:51 | Hetoaro buulolo | Desa Amorosa kec.Ulunoyo Nias
PROVINSI KEPULAUAN NIAS DI DEPAN MATA ......62 Responses

 

Sat, 14 January 2017 21:09:57 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.Lolomatua Nia
Pesan untuk Nias-ku "9 Desember " Memilih dengan HATI bukan dengan IMING - IMING "1 Responses

 

Thu, 12 January 2017 22:34:54 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.Lolomatua Nia
Bpk Yasona Laoly menjadi MenPAN8 Responses

 

Tue, 17 May 2016 19:15:26 | Hetiaro buulolo | Desa amorosa Kec.ulunoyo Nias sela
Dilema Pemkab Nias Selatan10 Responses

 

Mon, 02 May 2016 13:23:07 | Vokus Harefa | Jakarta
UNDANGAN : OPEN TOURNAMENT CUP KE III DPD HIMNI DKI JAKARTA 05-07 MEI 2016

 

Fri, 05 February 2016 11:48:53 | Lolomatua | Bandung
Dijual BATU GIOK KEONG MAS KACA229 Responses

 

Wed, 29 July 2015 11:48:04 | Drs Teheziduhu lawolo | Pekanbaru -Riau
Rumah di jual di kota Gunung sitoli3 Responses

 

Mon, 27 July 2015 12:49:03 | Putra Nias Barat | Jakarta
CALON BUPATI - WAKIL BUPATI NIAS BARAT PERIODE 2016-2021

 

Sat, 30 May 2015 11:55:51 | Joyaro | Nias
Balon Bupati & Wabu Kabupaten Nias Induk8 Responses

  Index | Add New Topic  
Fri, 29 October 2010 11:49:35 | sydney manao, kuala lumpur | IP: 182.0.42.124
3,586 Bisnis Judi Eksklusif Sebagai Solusi Percepatan Pembangunan di Pulau Nias 34 Responses
Yaahowu fefu...

Saya ingin mengusulkan bagaimana untuk menambah PAD di Pulau Nias...kita jadikan Pulau Nias sebagai LAS VEGAS nya Indonesia...atau seperti GENTING HIGHLAND di Malaysia, dengan beberapa alasan :

1. Bisnis Judi perputaran uangnya sangat besar, bisa mencapai milyaran Rupiah per malam...dan ini bisa meningkatkan PAD di Pulau Nias

2. Gubernur DKI Jakarta periode 1967-1976 Alm. Ali Sadikin pernah mengusulkan agar wilayah Kepulauan Seribu akan dilokalisir sebagai tempat Judi, dan rencananya pajak dari judi akan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jakarta...namun ditentang oleh Ormas Agama Mayoritas....hal ini tidak akan terjadi di Pulau Nias....karena Mayoritas Agama di Nias Kristen...dan tidak mungkin FPI beramai-ramai datang ke Pulau Nias untuk melakukan Demo.

3. Akan mensupport Pariwisata Pulau Nias.

Jika ini direncanakan, hal-hal yang harus di persiapkan :

1. Infrastruktur yang baik...bangunlah dermaga yg eksklusif dan tempat yang eksklusif pula, sehingga para Penjudi yang nota bene orang2 kaya dari seluruh Indonesia bahkan dari luar negeri akan merasa nyaman datang ke Pulau Nias.

2. Para penjudi harus merasa aman dan nyaman selama berjudi di Pulau Nias...jadi SDM yang direkrut untuk pertama kalinya sebaiknya dari luar P.Nias yang sudah berpengalaman....dan perlahan - lahan SDM dari Nias sendiri yang akan menangani..karena bisnis ini adalah JASA...dan sikap MELAYANI yang selama ini kurang dimiliki Ononiha.

Demikian usulan saya ini...semoga bisa menjadi masukan bagi para Calon Kepala Daerah dalam menghadapi Pilkada baik di Nias Induk, Nias Selatan, Nias Barat, Nias Utara, dan Gn Sitoli..

Yaahowu

KESE-KESE belum tentu berisi diskusi ilmiah atau mengandung kebenaran universal (tergantung pada opini pribadi masing-masing). Jadi pembaca harus bijaksana memilah-milah mana yang benar dan mana yang tidak.

KAMI memiliki hak (bukan kewajiban) meng-edit bahkan menghapus Kese-Kese yang menurut kami tidak layak.

ISI serta akibat atau pengaruh Kese-Kese adalah di luar tanggung jawab NiasIsland.Com.

PEMBACA harus telah menyetujui semua klausa di atas sebelum berselancar di halaman KESE-KESE.

First| Previous    Next|Last

Pick Date
No Resp-Time Resp-by Address Email IP
15. Sun, 28 November 2010 09:07:05 Filifo Sihura Hilinama Zihono pilip_shr@gmail.com 118.136.39.234
Saya oke oke aja 2 opsi yg berkembang yaitu :

1. Menyediakan sarana 'permainan judi' yg terbatas utk kalangan yg memennuhi syarat, misalnya sebelum masuk arena harus menyetor modalnya MINIMAL rp 500 juta. Tentu orang Nias tak ada yg memenuhi syarat utk masuk kecuali orang yg sudah 'owoho'. jadi dampak thd masyarakat dan generasi muda Nias sangat kecil.

2. Menjadikan Nias sebagai 'tanah kanaan' ini merupakan perjuangan kerohanian yg sungguh2 spy tdk menjadi 'HANYA HUO-HUO'. adakah tim rohani yg bersedia menggumulinya baik dalam peperangan rohani maupun dalam action. kalau tidak dibentuk secara nyata dan efektif kinerjanya oleh 5 kab/kota dan dukungan beberapa sinodal gereja termasuk yg katolik maka akhirnya 'hanya huo-huo' juga.

Pilihan ada ditangan kita. saohagolo.
16. Sun, 28 November 2010 18:20:23 Asaaro Zai Kisaran asaaro_zai@yahoo.com 125.165.24.237
Pro dan Kontra..... Sipppssss

Setuju apabila dilokalisasi dan didukung Perda / UU yang mengatur pengelolaanya (misalnya di Malaysia warga pribumi tidak diperkenankan, yang masuk di lokalisasi adalah yang membawa uang sesuai minimal standar UU - tentunya dalam jumlah besar), sehingga dengan sendirinya mem-filter masyarakat Nias itu sendiri dari kegiatan Judi.

Bicara masalah image negatif ttg agama mayoritas, lalu bagaimana pula dengan Malaysia yang mayoritas Muslim, apakah mereka juga dicap Islam Malaysia melegalkan judi??? karena yang mengatur perda dan ijinnya tentu pemerintah bukan organisasi agama. Lain halnya kalau daerah Nias sistem pemerintahan Agama misalnya, atau setidaknya seperti serambi mekkah Aceh yang menerapkan UU Syariah.

Begitu pun minta maaflah.... heheheheeeeee
17. Sun, 28 November 2010 20:49:20 A.Iman Mend Jambi alvin_imanuel@ymail.com 64.255.164.45
(mau yg jujur at boongan) Atur be lah, drpda yg sembu sembunyi, kenyataan kan msh ada tuh judi.
19. Mon, 29 November 2010 14:46:25 fiki harefa sukabumi JABAR f1ktorhar3fa@gmail.com 125.166.173.140
Saya stuju dgn judul ini, di indonesia pernah di tawarin sebagai Tuan rumah tempat Bebas perjudian para komlamerat besar di seluruh dunia, dan indonesia menolak hal tersebuta, akhirnya Hongkong menyediakannya, dan negara itu pun maju dan terkenal, kita hanya menyediain tempat, dan ke amanan, sedangkan yg bermain adalah para komlamerat dari seluruh dunia, coba di bayangkan kalau Nias terkenal, pasti menjadi tempat wisata internasional, dan pantainya pun akan bermanfaat, bisa2 menjadi hawai nor 2 di dunia.
Ini akan menjadi pendapata daerah terbesar, serta bisa menurunkan angka kemiskinan di pulau nias, coba skarang di pikirkan, pemerintah tidak memberi satu mata pencaharian ke pulau kita,KARNA HASIL BUMINYA TIDAK ADA YG BISA MENGUNTUNGKAN REPUBLIK INDONESIA, pulau nias itu adalah pulau yg sangat ketinggalan di banding pulau yg lain.
Harapan kita kedepan adalah tinggal Pariwisata, Selain itu tidak ada.
Coba kita lihat, kalau di hitung semua warga nias, hampir separohnya (50%) meninggalkan pulau nias untuk mencari nafkah, dan skitar 15% adalah tukang becak, 20% buruh di perkebunan, 10% adalah nelayan dan 5% persennya di perkantoran.
Kalau seperti ini terus menerus, Habislah kita.
20. Tue, 30 November 2010 16:01:13 Feberman Lase Tanц Niha feber_87@yahoo.com 60.54.165.153
Gawat, benar2 gawat ne....

Tanpa judi saja sdh bnyk keburukan2 yg anda maksud bung Sidney. Jadi jgn tambahkan lagi.
Sy TIDAK SETUJU 100%, ANDA SALAH TOTAL.
Atau tdk tahukah anda efek samping judi?
Jgn mimpi hal itu terwujud.
Kalaupun akan muncul, akan kami tentang habis2an, Sampai titik darah penghabisan.
Memajukan Nias, adlh dgn memajukan pendidikan anak2 Nias. Jd kalau mau kasih ide membgn Nias, fokuskan progres pendidikannya... BUKAN KE JUDI... Ok?!!!
21. Tue, 30 November 2010 16:34:47 fiki harefa sukabumi JABAR f1ktorhar3fa@gmail.com 125.166.164.5
Menurut saya Bukan masalah apa yg di sampaikan bung syknei pak F. Lase, itu ada sisi negatif dan ada sisi positifnya, skarang kalau hanya mengandalkan pendidikan tanpa ada saranan mata pencaharian, sia sia juga bukan.., smua negara maju mengutamakan pendidikan dan mereka juga sudah siap sarana mata pencahariannya. sedangkan nias apa coba....?, paling juga ngerantau lagi...bukan..., nah kalau juga itu , sekolah, prasaranan untuk ketingkat yg lebih tinggi juga terbatas, Kalau kita / NIAS tidak kena bencana, nias itu ga pernah di jama sama pemerintah...

Negara kita ini terlalu sibuk di bidang Koruptor (korupsi), dan itu sudah turun temurun sejak indonesia berdiri, nah skarang siapa yg ngejamin ga ada lagi yg namanya koruptor..., itu tidak bisa di brantas pak, karna koruptor yg sudah pensiun akan melahirkan koruptor yg baru.....dan begitu terus menerus....

Trus apa yg bisa kita andalkan dari pulau kita NIAS........?????????
22. Tue, 30 November 2010 16:47:25 fiki harefa sukabumi JABAR f1ktorhar3fa@gmail.com 125.166.164.5
Indonesia ini sudah di gembor2kan agama ISLAM, apa mereka mau menanam saham ke Nias, sedangkan NIAS mayoritas kristiani....., sampai kapan kita menunggu hal yg tidak ada...,ha...sampai kapan, jadi kalau ada warga WNA yg mau nanam saham, kenapa harus di tolak.....
saya yakin dalam jangka 1 tahun Nias akan terkenal, dan kalau pemerintah akan menutup tempat perjudian, tentu kita juga harus meminta dan memuntut pembangunan dan mata pencaharian besar-besaran, sebagai gantinya.
23. Tue, 30 November 2010 17:12:58 Ono Niha Jakarta ono_niha@rocketmail.com 202.70.54.83
Ya'ahowu!

Menurut hemat saya, keberhasilan pembangunan di Pulau Nias hendaklah tidak diukur semata-mata pada besar tidaknya PAD yang diperoleh tanpa mempertimbangkan baik benarnya proses/cara yang ditempuh untuk meraih PAD itu. Karena ekses negatif yang ditimbulkan malah bisa lebih merusak dibandingk hasil yang akan diperoleh yaitu kerusakan moral/karakter orang-orang Nias (Ono NIha) yang nantinya cenderung menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, bersikap kompromis dan permisif melakukan ketidakbenaran (dengan alasan kalau orang lain bisa mengapa kita tidak). Dan wacana ini memberi celah terjadinya KKN yang lebih luas di Pulau NIas. Sekarang ini saja, beberapa oknum aparat PEMDA di Pulau Nias terkai kasus KKN. Nah apalagi jika usulan ini diterima dan diberlakukan di Pulau Nias. Karena sebesar apapun PAD yang diperoleh jika aparat PEMDA korup, maka yang terjadi adalah ketidakadilan yang menyebabkan kemiskinan struktural. Kita jangan pernah berharap akan terwujud pembangunan di Pulau Nias kalau karakter para aparat PEMDA semuanya brobrok. Karena keberhasilan pembangunan mencakup seluruh aspek kehidupan termasuk pembangunan karakter/moral, jangan cuma dipahami dari sisi keberhasilan pembangunan secara sisi fisik saja (PAD, sarana-prasarana dan infrastruktur). Karena itu, demi mencegah KKN yang lebih luas, maka wacana ini perlu difilter dan tidak diberlakukan karena tidak sesuai dengan sistem pemerintahan yang bersih dan berwibawa di Pulau Nias.

Saohagolo!
24. Wed, 01 December 2010 11:08:08 nias pro gusit nias_pro@gmail.com 114.123.113.212
owoho ndra ugo....
guto guro.....
tenga harato namau tano niha....
tebai e falua nilau dodou....somasi ndraugo......
25. Wed, 01 December 2010 11:19:13 Daniel Jakarta daniel@yahoo.com 118.98.163.182
Saya setuju dengan bisnis eksklusif di Nias..
26. Wed, 01 December 2010 11:52:45 Asaaro Zai Kisaran asaaro_zai@yahoo.com 125.162.6.188
Perlu kita luruskan opini/wacana diatas.....

Bisnis Judi Eksklusif adalah lokalisasi (tempat khusus 1 pintu masuk dan keluar) dan tidak dapat diakses oleh masyarakat umum. Berbagai komentar kontra diatas seolah2 wilayah dan masyarakat Nias dilegalkan berjudi. Namun begitu wacana ini bukanlah suatu keharusan... masih byk cara lain... bukankah begitu sodara2...
27. Wed, 01 December 2010 12:23:16 Ono Niha Jakarta ono_niha@rocketmail.com 202.70.54.68
Untuk mencegah maling merampok rumah kita, kita perlu membangun pagar. Bukan malah meruntuhkan pagar dan membiarkan pintu rumah terbuka lebar. Maling dalam rumah saja sudah sedemikian merampok apalagi jika membiarkan maling dari luar masuk. Dan yang namanya maling biasanya beraksi dengan sejumlah modus, salah satunya mengiming-iming korban dengan tawaran-tawaran yang menggiurkan. Jangan biarkan maling dari luar masuk, cukup kita sudah kewalahan dengan maling yang di dalam. Saohagolo!
29. Wed, 01 December 2010 16:59:44 Asaaro Zai Kisaran asaaro_zai@gmail.com 125.162.6.188
Klo Judi kita tolak karena keuntungan tidak masuk ke kantong kita pribadi... bisa diterima. Tapi klo kita menolak oleh karena alasan iman, agama, moral... maka hanya satu kata yang tepat untuk kita "MUNAFIK".... Komentar kita aja tidak mencerminkan intelektual dan rohani. Saohagolo mano talifuso MUNA.... hehehee
30. Wed, 01 December 2010 22:22:10 Ono Niha Jakarta ono_niha@rocketmail.com 202.70.54.151
@Asaaro Zai : Kemunafikan itulah yang tercermin dalam dirimu karena sebenarnya saudara tidak beriman, beragama dan bermoral. Iman tidak bisa dipisahkan dari tindakan. Saya meragukan apakah kamu itu beragama? Dan secara substansi : "Apalah gunanya saudara memperoleh seluruh isi dunia ini, tapi suatu saat kamu kehilangan nyawamu?" Apalah arti hidupmu? Sadarlah kamu hanyalah debu tanah, suatu saat pasti juga mati. Jadi, selama masih hidup pergunakan hidupmu untuk berbuat baik termasuk tidak menghalakan judi. Bertobatlah!
31. Thu, 02 December 2010 10:20:41 Asaaro Zai Kisaran asaaro_zai@yahoo.com 125.162.5.231
@Ono Niha (Anak Manusia) yang punya iman, beragama dan bermoral pula. Trims ya nasehatnya.

Mulai saat ini coba sdra buka mata dengan hati yang jujur melihat Ono Niha (suku lain juga) yang ada disekitar sdra apakah sudah mencerminkan orang yang beriman, beragama dan bermoral. Yang saya maksud adalah bukan ukuran standar manusia, tapi standarnya Tuhan. Karena manusia bisa saja MUNAFIK rajin beribadah, bertingkah baik, tapi hatinya siapa yang bisa menentukan kadar Imannya. Apakah bpk sanggup menilainya? sdra pakai standar apa menentukan iman seseorang? Apakah dengan berani menolak lokalisasi judi sudah bisa dicap orang beriman? Dangkal sekali pemahaman Anda.

Memakai nama yang tidak jelas aja itu sudah mencerminkan siapa diri anda sebenarnya dan sejauhmana iman anda. Maaf bukan mengajari, Orang yang beriman itu berani menunjukkan dirinya apa adanya supaya orang bisa menilai dan melihat sejauh mana iman dan ucapannya.

O iya, boi olifu'o namangawuli ita ba khoda ba mbanua, sekalian ofaigi ba nehesi wahisa warange niha khoda. hadia no tola oroma beragama, mamati dan bermoral? Hadia lo samake tuo nifaro, kiana, fondroni ahe tou, famatou2 awo, batano bo'onia bale... yaugo mano saae o'ila da'o.
Simano goi niha khoda ba perantauan... hadia no oroma niha samati.... hadia lo oya ita (mayoritas loh) zimanga kefe soono, sino itegu taromali. bahkan yaita termasuk menutup mata seolah hal itu legal daripada judi. hezo zabolo ebua jala talifuso. Turiago khoma nano o'ila he..... (hehehehehe... piss)

Supaya sdra tidak penasaran menanyakan iman, agama dan moral saya, sdra boleh cari tau informasinya kepada teman atau sdra anda di Kisaran - Kab. Asahan, apakah saya ini penjudi, pemabuk mazui samee kefe soono. Saya hanya mencoba berpikir realistis. saohagolo
32. Thu, 02 December 2010 12:17:03 Feber Gulo Rantau Prapat gfeber@yahoo.com 125.162.42.158
Ketika tulisan ini pertama sekali dibuka oleh Sdr. Sydney, hal yg saya soroti adalah pernyataannya bahwa mayoritas orang Nias beragama Kristen, sehingga judi tidak akan ditentang. Saudara....mari kita renungkan.... BENARKAH ORANG KRISTEN TIDAK MENOLAK JUDI? Itulah mengapa saya katakan pada komentar pertama saya pernyataan Sydney ini melecehkan ke-Kristenan. Mungkin beliau tidak bermaksud demikian, tapi alangkah baiknya tidak mengkaitkan agama dalam hal-hal yg semacam ini.

Buat Ono Niha.....
Rasanya respon anda di 30 terlalu berani dan berlebihan dengan menganggap seseorang tidak beriman, beragama dan bermoral. Dan sangatlah bertolak belakang dengan kalimat selanjutnya yg mengambil kutipan dari Alkitab. Mungkinkah dari satu pribadi mengalir 2 roh yg berlawanan?

Buat Bpk. Asaaro Zai ......
Bapak menulis : "Klo Judi kita tolak karena keuntungan tidak masuk ke kantong kita pribadi... bisa diterima. Tapi klo kita menolak oleh karena alasan iman, agama, moral... maka hanya satu kata yang tepat untuk kita "MUNAFIK"...." Benarkah demikian?? Apakah setiap pribadi yg berbicara atas nama iman, agama dan moral harus kita cap MUNAFIK??? Kalau demikian maka tidak akan ada lagi orang yg berani menyuarakan kebenaran, karena suara kebenaran yg memang keluar dari dirinya akan dinilai sebagai kemunafikan oleh orang-orang yg tidak sepihak dengannya.

Apakah dengan berani menolak lokalisasi judi sudah bisa dicap orang beriman? Barangkali pertanyaan yg sama juga harus kita lemparkan, apakah dengan berani menolak lokalisasi judi sudah bisa dicap orang munafik?

Yang ingin saya tekankan disini, marilah kita untuk tidak saling menghakimi hanya karena kita berada pada opsi yg berbeda, ditambah lagi ini hanyalah suatu wacana yang entah dibaca atau tidak oleh instansi yg berkepentingan.
(Mohon maaf utk kelancangan tulisan saya ini Pak Zai....2 hari yg lalu saya lewat Kisaran, berhubung sdh malam gak berani telpon Pak Zai, hehehe....)

Ya'ahowu....
33. Thu, 02 December 2010 23:38:12 Ama Winto Lolomatua winto_2010@yahoo.co.id 210.79.217.14
Sangat se7 jk slh 1 pulau di Nias dijadkan sebgai lokasi judi. Dgn demikian maka uang yg berputar di pulau Nias akan sangat besar dan akan membantu peningkatan taraf hidup ono niha. Tentu pulau tsb hanya bisa diakses dgn 1 pintu masuk, yg dtg jg hrs bermodal besar, pakai jas, sepatu, necis dan memang dikhususkan utk kalangan "beruang". Jd siapapun gak perlu khawatir apakah ono niha lain akan mendapatkan pengaruh negatif dari tmpat tsb. Ini bukan judi "remi", "Domino", "Leng" atau togel yang diminati olrh masyarakat dgn perekonomian terendah. sekali lg bagus kalau usul ini bisa direalisasi.
34. Fri, 03 December 2010 09:57:36 yusuf zaluchu Bali yusufnias@hotmail.com 202.70.59.125
USULNIAS MENJADI LASVEGASNYA DIAMERIKA KURANG SETUJU TAPI SALAH SATU PULAU YANG ADA DIKEPULAUAN NIAS SANGAT SETUJU MISALNYA HU;LO MOSE ATAU HULO WUNGA SEBAGAIMANA PERNAH SAYA AJUKAN PROPOSAL PADA BUPATI NIAS DAN PJS BUPATI NIAS UTARA TENTANG PEMBANGUNAN PARIWISATA NIAS KEDEPAN SEBAGI TULANG PUNGGUNG PAD. SANGATSETUJU PAK MANAO SUPAYA PERCEPATAN PEMBANGUNAN DAPAT DIREALISIR KARENA MEMERLUKAN PENDANAAN YANG SANGAT BESAR.

INVESTORSIAPMASUK KENIAS JIKALAU PEMBANGUNAN DASAR INFRASTRUKTUR TELAH RAMPUNG SERTA FASILITAS UMUM DAN PENDUKUNG USAHA TELAH DISEDIAKAN. MOHON DUKUNGAN RENCANA SARASEHAN PARIWISATA NIAS 2011 DENGAN MENGUNDANG 100-150 CALON INVESTOR NASIONAL,LOKAL DAN LUAR NEGERI.

SALAM DAMAI MENJELANG PILKADA SERENTAK DI KODYA G.SITOLI, NISUT, NISBAR DAN NISEL.
35. Wed, 15 March 2017 09:45:00 Edho Mendrof Balikpapan Supratman516@gmail.com 114.125.187.156
Salam hangat utk kita semua....Ya'ahowu
36. Wed, 22 March 2017 12:16:10 Hetiaro buulolo Desa Amorosa Kec.Ulunoyo Nias Selatan. hetoarobuulolo@ymail.com 114.121.132.103
Benar juga Sih...Judi dan Miras Mempercepat Pembangunan bagi setiap daerah kalau bukan sebaliknya efek bagi Msykt kecil...krn dulu tuh pernah sy dengar gara-gara Miras dan Kalau Judi sampai Menjual Belahan jiwanya atau Istri Yg patut di Lindungi akibat Kalah Judi-dan dalam hal ini jelas sy tegaskan bahwa msykt tdk bisa disalahkan krn mrk tdk faham hukum sebenarnya-Namun yg patut dipuji dan dimuliakan dan disalahkah adalah pemberi Kebijakan memperbolehkan Judi yg menimbulkan kejahatan dan Kekacauan dan Perkuat basis Preman didaerahnya Masing-Masing agar msyktnya jadi Rampok dan Maling dlm bentuk apun shg terjadi saling bunuh membunuh antara satu dg warga yg satu dg msykt yg lain dan kasus sperti ini sering terjadi ditengah msykt kt ..Namun hal ini keputusan sy sesaat sambil menunggu Jawaban yg baik dan Tepat dari Kapolda Medan/Kapolri RI dan Bpk Presiden RI mana yg terbaik..krn melihat Kondisi Nias selatan Terus terang Phk penegak hukum dan pejabat yg baik2 mungkin ada 1 org sampai 4 org bahkan lbh tdk bisa berbuat apa2 krn Daerah kita nias Penuh Unsur politik Yg tdk sehat-shg yg mau menegakan hukum lbh baik menahan diri sambil sambar demi menjaga Keselamatannya diri dan jawabannya...Sebab Nias selatan yg Baik dan jujur kalah pada entrik Kejahatan Kecuali Phk Polda dan Pusat turun Lapangan baru keadaan aman...Oleh Karena itu Mari Kita Msykt Berdoa Agar Lahir Figur bijak dan baik utk melengkapi kekuatan msykt dan Oknum pejabat/PNS yg sdh ada saat ini utk menciptakan rasa aman dan Adil ditengah2 Msykt ke depan...Kira2 hal2 apa yg patut digagas atau diciptakan agar Damai/Rukun dan Maju Perekonomian yg menjadi "Impian kita Setiap Msykt Nias Selatan dan Nias scara Keseluruhan .? Tentu Hal2 Positif yg dikedepankan yaitu Bgm cara Agar Pembangunan Desa dan Daerah dan Pertumbuhan ekonomi msykt bisa bertumbuh dg baik dg Adil dan Merata ke dpn yg itu yg tepat dan Mulia di mata Tuhan...Jgn menciptakan hal2 yg menimbulkan terjadinya Konflik ditengah2 msykt demi kepentingan sekelompok Oknum tertentu saja tp merusak sendi2 kehidupan ekonomi msykt byk jls hal itu tdk adil dan baik didepan hukum maupun dihadapan Tuhan dan nilai2 sosial Kemanusian dimanapun daerahnya jk ada dan terjadi hal2 negatif sperti itu ..tksh namun Tujuan kita semua sama yaitu ingin tercipta Rasa Aman dan Adil utk msykt diseluruh daerah Nias selatan dan diseluruh Pulau Nias bahkan seluruh Pelosok Indonesia baik dlm bentuk Perdamaian maupun dlm bentuk Pertumbuhan ekonomi msyk tanpa pilih Kasih.

First| Previous    Next|Last

Number of records = 34
Response:
Your Name:
City or Home Address:
Email:

Responlah dengan sopan, tidak kasar, tidak merusak nama baik pihak lain, bukan fitnah, atau tidak bersifat ancaman maupun caci-maki.

Hindari menanggapi topik / respon yang tidak layak atau tidak pantas sehingga tujuan si pembuat topik / respon tidak tercapai.

Hindari menggunakan nama samaran yang mengacu pada nama atau identitas orang lain.

©2000-2008 NiasIsland.Com. All rights reserved.

The first version was launched on 9 Sept 2000